Bangunlah dan Makanlah

1 Raja-Raja 19:4-8; Mazmur 34:1-8; Efesus 4:25-5:2; Yohanes 6:35, 41-51

Belum ada komentar 258 Views

Sosok nabi Elia, dengan kisah-kisahnya dikenal sebagai seorang utusan Tuhan yang mengagumkan, tetapi sebagai seorang manusia, ia juga mempunyai kelemahan seperti yang digambarkan dalam kisah ini, ia mengalami ketakutan oleh ancaman seorang perempuan? Apa artinya ancaman itu baginya ?

Ketakutan menguasainya hingga ia putus asa dan ingin mati. Kondisi seperti ini bisa terjadi pada siapa saja tanpa terkecuali. Elia seperti kehilangan pegangan, bahkan pertolongan Tuhan yang seringkali dialaminya seolah terabaikan begitu saja. Bagaimana mungkin hal seperti ini bisa terjadi pada seseorang yang selalu disertai Tuhan? Mengapa Elia meninggalkan tugas pelayanannya dengan melarikan diri ke padang gurun ? Gambaran ini menunjukkan ketika seseorang, siapa pun dia, ketika dikuasai oleh ketakutannya, ia seolah telah kehilangan pikiran dan tanpa disadari telah meninggalkan persekutuan pribadi dengan Tuhan yang selalu menyertainya.

Ini lah gambaran krisis iman yang bisa terjadi pada siapa saja yang sedang dalam keadaan putus asa. Orang seperti ini tidak lagi merasa berada dalam persekutuan dengan Tuhan, ia lebih memusatkan diri pada ketakutannya, permasalahannya dan bukan pada kehendak Tuhan.

Sekalipun Elia tidak lagi memperhitungkan kehadiran Tuhan dalam hidupnya, namun Tuhan tetap setia mendampingi dan melayaninya. Allah mengutus malaikatNya untuk menyentuh nabi Elia dengan penuh kasih dan menyuruhnya untuk makan dan minum. Elia bangun dan melihat ada roti bakar dan sebuah kendi berisi air. Lalu ia makan, minum dan tertidur lagi.

Apa yang saat ini sedang terjadi dalam kehidupan pribadi, pekerjaan, pelayanan dan rumah tangga kita ? Mungkin kita sedang dikuasai oleh permasalahan sehingga menjadi ragu untuk percaya akan pertolongan Tuhan.
Apa pun keadaan kita, ternyata Tuhan tidak pernah tinggal diam. “Gusti ora sare”

tt

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...