Bangunlah dan Makanlah

1 Raja-Raja 19:4-8; Mazmur 34:1-8; Efesus 4:25-5:2; Yohanes 6:35, 41-51

Belum ada komentar 83 Views

Sosok nabi Elia, dengan kisah-kisahnya dikenal sebagai seorang utusan Tuhan yang mengagumkan, tetapi sebagai seorang manusia, ia juga mempunyai kelemahan seperti yang digambarkan dalam kisah ini, ia mengalami ketakutan oleh ancaman seorang perempuan? Apa artinya ancaman itu baginya ?

Ketakutan menguasainya hingga ia putus asa dan ingin mati. Kondisi seperti ini bisa terjadi pada siapa saja tanpa terkecuali. Elia seperti kehilangan pegangan, bahkan pertolongan Tuhan yang seringkali dialaminya seolah terabaikan begitu saja. Bagaimana mungkin hal seperti ini bisa terjadi pada seseorang yang selalu disertai Tuhan? Mengapa Elia meninggalkan tugas pelayanannya dengan melarikan diri ke padang gurun ? Gambaran ini menunjukkan ketika seseorang, siapa pun dia, ketika dikuasai oleh ketakutannya, ia seolah telah kehilangan pikiran dan tanpa disadari telah meninggalkan persekutuan pribadi dengan Tuhan yang selalu menyertainya.

Ini lah gambaran krisis iman yang bisa terjadi pada siapa saja yang sedang dalam keadaan putus asa. Orang seperti ini tidak lagi merasa berada dalam persekutuan dengan Tuhan, ia lebih memusatkan diri pada ketakutannya, permasalahannya dan bukan pada kehendak Tuhan.

Sekalipun Elia tidak lagi memperhitungkan kehadiran Tuhan dalam hidupnya, namun Tuhan tetap setia mendampingi dan melayaninya. Allah mengutus malaikatNya untuk menyentuh nabi Elia dengan penuh kasih dan menyuruhnya untuk makan dan minum. Elia bangun dan melihat ada roti bakar dan sebuah kendi berisi air. Lalu ia makan, minum dan tertidur lagi.

Apa yang saat ini sedang terjadi dalam kehidupan pribadi, pekerjaan, pelayanan dan rumah tangga kita ? Mungkin kita sedang dikuasai oleh permasalahan sehingga menjadi ragu untuk percaya akan pertolongan Tuhan.
Apa pun keadaan kita, ternyata Tuhan tidak pernah tinggal diam. “Gusti ora sare”

tt

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Kerajaan Allah: Bukan Lokasi dan Situasi
    Lukas 4:16-21, Lukas 11:11-13
    Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.” (Lk. 4:21) Kerajaan Allah...
  • Kembali ke Kilometer Nol
    Yeremia 6:16, Yohanes 3:5-8
    Beginilah firman TUHAN: “Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik,...
  • (Tak) ‘Ku Tahu ‘Kan Hari Esok
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan...
  • Melampaui Usia, Menggugah Karya
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Tahukah Saudara arti kata ageisme? Ageisme atau ageism (dibaca : agis) adalah diskriminasi berdasarkan usia. Mungkin kita tidak familier...
  • Melampaui Stigma, Mencipta Persahabatan
    Setiap perjumpaan selalu melahirkan kesan baik yang positif maupun negatif. Kesan-kesan itu berkumpul, berkelindan, dan melekat sedemikian rupa sehingga...