Bangunlah dan Makanlah

1 Raja-Raja 19:4-8; Mazmur 34:1-8; Efesus 4:25-5:2; Yohanes 6:35, 41-51

Belum ada komentar 76 Views

Sosok nabi Elia, dengan kisah-kisahnya dikenal sebagai seorang utusan Tuhan yang mengagumkan, tetapi sebagai seorang manusia, ia juga mempunyai kelemahan seperti yang digambarkan dalam kisah ini, ia mengalami ketakutan oleh ancaman seorang perempuan? Apa artinya ancaman itu baginya ?

Ketakutan menguasainya hingga ia putus asa dan ingin mati. Kondisi seperti ini bisa terjadi pada siapa saja tanpa terkecuali. Elia seperti kehilangan pegangan, bahkan pertolongan Tuhan yang seringkali dialaminya seolah terabaikan begitu saja. Bagaimana mungkin hal seperti ini bisa terjadi pada seseorang yang selalu disertai Tuhan? Mengapa Elia meninggalkan tugas pelayanannya dengan melarikan diri ke padang gurun ? Gambaran ini menunjukkan ketika seseorang, siapa pun dia, ketika dikuasai oleh ketakutannya, ia seolah telah kehilangan pikiran dan tanpa disadari telah meninggalkan persekutuan pribadi dengan Tuhan yang selalu menyertainya.

Ini lah gambaran krisis iman yang bisa terjadi pada siapa saja yang sedang dalam keadaan putus asa. Orang seperti ini tidak lagi merasa berada dalam persekutuan dengan Tuhan, ia lebih memusatkan diri pada ketakutannya, permasalahannya dan bukan pada kehendak Tuhan.

Sekalipun Elia tidak lagi memperhitungkan kehadiran Tuhan dalam hidupnya, namun Tuhan tetap setia mendampingi dan melayaninya. Allah mengutus malaikatNya untuk menyentuh nabi Elia dengan penuh kasih dan menyuruhnya untuk makan dan minum. Elia bangun dan melihat ada roti bakar dan sebuah kendi berisi air. Lalu ia makan, minum dan tertidur lagi.

Apa yang saat ini sedang terjadi dalam kehidupan pribadi, pekerjaan, pelayanan dan rumah tangga kita ? Mungkin kita sedang dikuasai oleh permasalahan sehingga menjadi ragu untuk percaya akan pertolongan Tuhan.
Apa pun keadaan kita, ternyata Tuhan tidak pernah tinggal diam. “Gusti ora sare”

tt

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Luka di Hati, Bukan Prasasti
    Imamat 19:1-2, 15-18; Mazmur 1; 1 Tesalonika 2:1-8; Matius 22:34-46
    Siapa yang tidak tahu tentang luka? Kerusakan yang terjadi pada diri sendiri dan seringkali akan menimbulkan rasa sakit. Rasa...
  • Schooling Fish
    Yesaya 45:1-7; Mazmur 96:1-9; 1 Tesalonika 1:1-10; Matius 22:15-22
    Bayangkan saja kalau kita menjadi seekor ikan kecil. Kalau saja kita diberikan pilihan untuk hidup di akuarium atau di...
  • Rasa Haus
    Air menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan. Banyak hal membutuhkan air. Mulai dari tubuh manusia sebagian besar terdiri...
  • Apa yang kita letakkan pertama?
    Yesaya 5:1-7; Mazmur 80:8-16; Filipi 3:4-14; Matius 21:33-46
    “Selalu ada yang pertama untuk segalanya.” Apa anda pernah mendengar kalimat tersebut? Ya, sebagian besar dari kita tentu akan...
  • Hidup Dalam Keramahan Dan Cinta
    Yehezkiel 18: 1-4, 25-32 Mazmur 25: 1-9 Filipi 2: 1-13. Matius 21: 23-32
    Perubahan ke arah yang lebih baik adalah dambaan semua orang. Saya yakin dan percaya bahwa semua orang, tanpa kecuali...
Kegiatan