Api Di Semak Belukar

Keluaran 3:1-12

Belum ada komentar 491 Views

Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. (Kel. 3:2)

Barangkali, kita masih ingat akan fenomena rembesan air yang membentuk rupa seperti wajah Yesus pada tembok sebuah rumah di Jakarta. Banyak orang berdesak-desakan ingin melihatnya. Ada yang puas dan senang ketika berhasil mencermatinya. Tetapi, ada juga yang pulang dengan sedih karena tidak dapat bersaing masuk dengan ribuan orang yang penasaran.

Musa tidak hanya sekali mengalami penampakan Tuhan. Pengalaman pertamanya adalah melihat Tuhan dalam bentuk api di semak belukar. Melalui penampakan itu, Tuhan memanggil dan mengutusnya. Jadi, penampakan itu bukan sekadar pertunjukan kuasa Tuhan, melainkan pemberian tugas bagi Musa. Tuhan memperhatikan kesengsaraan bangsa Israel dan akan melakukan penyelamatan. “Jadi sekarang, pergilah, Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, orang Israel, keluar dari Mesir” (ayat 10), kata Tuhan kepada Musa. Itulah tujuan Tuhan menampakkan diri kepada Musa. Tuhan bukan sekadar muncul untuk dilihat atau ditonton.

Penampakan Tuhan tidak selalu dialami oleh setiap orang, sebab bukankah inisiatifnya datang dari Tuhan sendiri? Jika Tuhan tidak menampakkan diri kepada kita, bukan berarti kita tidak diberkati. Sebab, yang penting adalah bagaimana kita memahami tugas yang diberikan oleh Tuhan dan hidup dalam kekudusan karena penyertaan-Nya, bukan sekadar berusaha mencari fenomena penampakan Tuhan. [Pdt. Novita Sutanto]

REFLEKSI:
Penampakan Tuhan bukanlah tontonan, melainkan sarana supaya umat-Nya mengenali tugas dan panggilannya.

Ayat Pendukung: Mzm. 31:1-5, 15-16; Kel. 3:1-12; Kis. 7:1-16;
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • YANG TERBESAR
    Matius 18:1-5
    Oleh sebab itu, siapa saja yang merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan...
  • Syukuri Masa Kini
    Bilangan 11:1-9
    Suatu ketika bangsa itu bersungut-sungut di hadapan TUHAN tentang kemalangan mereka. Mendengar itu menyalalah murka TUHAN. Lalu api TUHAN...
  • Mencintai Taurat
    Mazmur 119:97-104
    Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari. (Mazmur 119:97) Di jalanan, banyak orang tidak peduli pada aturan atau tata...
  • Iri Hati
    Matius 20:1-16
    “Tidakkah aku boleh mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?” (Matius 20:15) Iri...
  • Muliakan Tuhan Dengan Kekayaan
    Matius 19:23-30
    “Sekaii lagi Aku berkata kepadamu: Lebih mudah seekor unta melewati lubang jarum daripada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan...