Api Di Semak Belukar

Keluaran 3:1-12

Belum ada komentar 41 Views

Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. (Kel. 3:2)

Barangkali, kita masih ingat akan fenomena rembesan air yang membentuk rupa seperti wajah Yesus pada tembok sebuah rumah di Jakarta. Banyak orang berdesak-desakan ingin melihatnya. Ada yang puas dan senang ketika berhasil mencermatinya. Tetapi, ada juga yang pulang dengan sedih karena tidak dapat bersaing masuk dengan ribuan orang yang penasaran.

Musa tidak hanya sekali mengalami penampakan Tuhan. Pengalaman pertamanya adalah melihat Tuhan dalam bentuk api di semak belukar. Melalui penampakan itu, Tuhan memanggil dan mengutusnya. Jadi, penampakan itu bukan sekadar pertunjukan kuasa Tuhan, melainkan pemberian tugas bagi Musa. Tuhan memperhatikan kesengsaraan bangsa Israel dan akan melakukan penyelamatan. “Jadi sekarang, pergilah, Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, orang Israel, keluar dari Mesir” (ayat 10), kata Tuhan kepada Musa. Itulah tujuan Tuhan menampakkan diri kepada Musa. Tuhan bukan sekadar muncul untuk dilihat atau ditonton.

Penampakan Tuhan tidak selalu dialami oleh setiap orang, sebab bukankah inisiatifnya datang dari Tuhan sendiri? Jika Tuhan tidak menampakkan diri kepada kita, bukan berarti kita tidak diberkati. Sebab, yang penting adalah bagaimana kita memahami tugas yang diberikan oleh Tuhan dan hidup dalam kekudusan karena penyertaan-Nya, bukan sekadar berusaha mencari fenomena penampakan Tuhan. [Pdt. Novita Sutanto]

REFLEKSI:
Penampakan Tuhan bukanlah tontonan, melainkan sarana supaya umat-Nya mengenali tugas dan panggilannya.

Ayat Pendukung: Mzm. 31:1-5, 15-16; Kel. 3:1-12; Kis. 7:1-16;
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Teladan Iman
    1 Timotius 1:12b-14
    Peganglah segala sesuatu yang telah engkau dengar dari padaku sebagai contoh ajaran yang sehat dan lakukanlah itu dalam iman...
  • Allah Sang Pencipta
    Mazmur 8
    Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! Keagungan-Mu yang mengatasi langit dinyanyikan. (Mzm. 8:2) Seorang teman...
  • Memuliakan Tuhan
    Mazmur 104:24-34, 35b
    Aku hendak menyanyi bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada (Mzm. 104:33) Salah...
  • Hati Yang Bersukacita
    Roma 8:26-27
    Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri...
  • Bersukacita Dalam Pemeliharaan Tuhan
    Yoel 2:18-29
    Jangan takut, hai tanah, bersorak-soraklah dan bersukacitalah, sebab juga TUHAN telah melakukan perkara yang besar! (Yl. 2:21) Ketika kami...
Kegiatan