Allah Yang Suka Humor

Kejadian 21:1–7

Belum ada komentar 139 Views

“Allah telah membuat aku tertawa; setiap orang yang mendengarnya akan tertawa karena aku.” (Kej. 21:6)

Gus Dur —mantan presiden kita— adalah orang yang suka humor. Humor adalah cara manusia untuk mencairkan ketegangan, membuat hidup jadi lebih ceria, menghilangkan rasa takut dan sebagainya. Ketika rezim komunis Uni Soviet mengekang kebebasan warganya, orang Rusia mengejek dan menertawakannya. Maka terbitlah buku kumpulan humor yang berjudul “Mati Ketawa Cara Rusia.”

Allah Israel ternyata suka humor. “Dia, yang bersemayam di sorga, tertawa” (Mzm. 2:4). Abraham berumur seratus tahun ketika anaknya lahir. Sara sedikit lebih muda daripada Abraham. Sesudah Ishak lahir, Sara berkata bahwa Allah membuatnya tertawa. Sara tertawa karena harus menggendong Ishak, anaknya sendiri, yang orang lain sangka sebagai cucunya. Ketimbang merasa kesal, menggerutu, atau marah, Abraham dan Sara tertawa bersama Allah yang sudah menggenapi janji-Nya dengan membuat Sara melahirkan.

Banyak hal yang dapat membuat kita merasa kesal atau marah. Ketimbang begitu, lebih baik kita meniru Abraham dan Sara dalam menyikapinya. Ketika tertawa, hati kita merasa lega. Hati yang gembira menimbulkan hormon endorfin yang membuat pikiran bekerja lebih efektif untuk mencari jalan keluar atas persoalan yang dihadapi. Penulis Amsal mengingatkan: “Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang” (Ams. 17:22). [Pdt. (Em.) Ferdinand Suleeman]

REFLEKSI:
Banyak tertawa membuat hidup jadi indah dan menyenangkan.

Ayat Pendukung: Mzm. 105:1-11, 37-45; Kej. 21:1-7; Ibr. 1:8-12
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Melupakan Hidup Lama
    Mazmur 45:10-17
    Dengarlah, hai Putri, lihatlah, dan pasanglah telingamu, lupakanlah bangsamu dam seisi rumah ayahmu! (Mazmur 45:11) Pernahkah Saudara menyaksikan resepsi...
  • Kecaman Kepedulian
    Matius 11:20-24
    Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mukjizat-mukjizat-Nya, (Matius 11:20) Pernahkah...
  • Hanya Tuhan, Allah Kami
    1 Raja-raja 18:36-39
    Melihat kejadian itu, seluruh rakyat sujud serta berkata, “TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah Allah!” (1 Raja-raja 18:39) Tanpa disadari,...
  • Takhta Allah Tak Goyah
    Mazmur 47
    Allah memerintah sebagai raja atas bangsa-bangsa, Allah bersemayam di atas takhta-Nya yang kudus. (Mazmur 47:9) Dalam era digital, kita...
  • SAMBUTLAH DIA!
    Matius 10:40-42
    Siapa saja yang menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan siapa yang menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku....