Allah Maha Pengampun

Mikha 7:18-20

Belum ada komentar 725 Views

Siapakah Allah seperti Engkau yang mengampuni dosa, dan yang memaafkan pelanggaran dari sisa-sisa milik-Nya sendiri; yang tidak bertahan dalam murka-Nya untuk seterusnya, melainkan berkenan kepada kasih setia? (Mi. 7:18)

Seorang bapak berseteru dengan tetangganya berpuluh- puluh tahun. Keluarganya sangat prihatin akan situasi ini. Satu kali, saat ia sudah tua, sakit-sakitan dan hampir meninggal, sang istri mengambil inisiatif untuk mendamaikan suaminya dengan tetangganya itu. Ia meminta tolong pendeta untuk membantunya. Berbagai cara diupayakan, namun tidak berhasil, sampai akhirnya tetangga itu sendiri yang datang dan mengulurkan tangan meminta maaf. Bapak ini memaafkan. Keluarga pun merasa lega. Tetapi, tiba-tiba si Bapak mengacungkan tinju dan berteriak, “Ingat, perdamaian ini berlaku hanya kalau aku jadi meninggal.”

Kitab Mikha ditutup dengan satu pernyataan mengenai siapa Allah yang dipercayai (ay.18-19), yaitu Allah yang mengampuni dosa. Dia tidak terus-menerus murka, melainkan penuh kasih setia. Ia Allah yang mau menghapuskan kesalahan dan tidak lagi mengingat
dosa-dosa kita.

Betapa tidak mudahnya mengampuni orang-orang yang telah menyakiti hati kita. Tak jarang kita lebih suka mengingat-ingat setiap kesalahan yang pernah mereka lakukan. Namun, bagaimana seandainya kita adalah orang yang melakukan kesalahan dan orang yang kita sakiti mengampuni kita; bagaimana perasaan kita? Tentunya kita merasa lega dan penuh syukur, bukan? Apa jadinya, bila Tuhan selalu mengingat kesalahan kita? Kita bersyukur, Allah kita adalah Allah yang Mahapengampun. Hiduplah dalam pengampunan itu. [Pdt. Engeline Chandra]

DOA:
Kami bersyukur karena Engkau adalah Allah yang Mahapengampun yang senantiasa mengampuni kesalahan kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 13; Mi. 7:18-20; Gal. 5:2-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...
  • Apa Yang Terpancar Dari Wajah Kita?
    Keluaran 34:29-35
    Lalu Musa turun dari Gunung Sinai dengan kedua loh hukum di tangannya. Ketika turun dari gunung itu, ia tidak...
  • Melakukan Karena Mencintai
    Mazmur 119:41-48
    Aku menggemari perintah-perintah-Mu yang memang kucintai. (Mazmur 119:47) Masih ingatkah ketika Saudara jatuh cinta kepada seseorang? Ketika sedang jatuh...
  • MENGASIHI SIAPA?
    Matius 22:34-46
    Jawab Yesus kepadanya, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu. … Kasihilah...
  • Tahu atau Kenal?
    Yohanes 5:39-47
    Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa melaluinya kamu memiliki hidup yang kekal. Walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi...