Allah Maha Pengampun

Mikha 7:18-20

Belum ada komentar 158 Views

Siapakah Allah seperti Engkau yang mengampuni dosa, dan yang memaafkan pelanggaran dari sisa-sisa milik-Nya sendiri; yang tidak bertahan dalam murka-Nya untuk seterusnya, melainkan berkenan kepada kasih setia? (Mi. 7:18)

Seorang bapak berseteru dengan tetangganya berpuluh- puluh tahun. Keluarganya sangat prihatin akan situasi ini. Satu kali, saat ia sudah tua, sakit-sakitan dan hampir meninggal, sang istri mengambil inisiatif untuk mendamaikan suaminya dengan tetangganya itu. Ia meminta tolong pendeta untuk membantunya. Berbagai cara diupayakan, namun tidak berhasil, sampai akhirnya tetangga itu sendiri yang datang dan mengulurkan tangan meminta maaf. Bapak ini memaafkan. Keluarga pun merasa lega. Tetapi, tiba-tiba si Bapak mengacungkan tinju dan berteriak, “Ingat, perdamaian ini berlaku hanya kalau aku jadi meninggal.”

Kitab Mikha ditutup dengan satu pernyataan mengenai siapa Allah yang dipercayai (ay.18-19), yaitu Allah yang mengampuni dosa. Dia tidak terus-menerus murka, melainkan penuh kasih setia. Ia Allah yang mau menghapuskan kesalahan dan tidak lagi mengingat
dosa-dosa kita.

Betapa tidak mudahnya mengampuni orang-orang yang telah menyakiti hati kita. Tak jarang kita lebih suka mengingat-ingat setiap kesalahan yang pernah mereka lakukan. Namun, bagaimana seandainya kita adalah orang yang melakukan kesalahan dan orang yang kita sakiti mengampuni kita; bagaimana perasaan kita? Tentunya kita merasa lega dan penuh syukur, bukan? Apa jadinya, bila Tuhan selalu mengingat kesalahan kita? Kita bersyukur, Allah kita adalah Allah yang Mahapengampun. Hiduplah dalam pengampunan itu. [Pdt. Engeline Chandra]

DOA:
Kami bersyukur karena Engkau adalah Allah yang Mahapengampun yang senantiasa mengampuni kesalahan kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 13; Mi. 7:18-20; Gal. 5:2-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menilai Zaman
    Matius 24:15-27
    “Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini?” (Luk. 12:56)...
  • Jangan Terkecoh
    Matius 24:15-27
    “Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya...
  • Pegang Teguh Imanmu
    Ibrani 10:32-39
    Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya. (Ibr. 10:35) Saat tentara merah berkuasa di China...
  • Tuhan Atas Sabat
    Lukas 6:1-5
    Kata Yesus lagi kepada mereka: ”Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.” (Luk. 6:5) Perintah keempat dari dasa Titah...
  • Jangan Membalas!
    Ibrani 10:26-31
    “Pembalasan adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan.” Dan lagi: “Tuhan akan menghakimi umat-Nya.” (Ibr. 10:30) Film yang sering...