Aku Telah Melihat Tuhan

Aku Telah Melihat Tuhan

Belum ada komentar 393 Views

Aku telah melihat Tuhan!, inilah pernyataan iman Paskah. Sebuah pernyataan iman yang lahir dari perjumpaan pribadi dengan Kristus yang bangkit. Sebuah perjumpaan yang membuat Maria menoleh ke sisi yang lain (Yoh. 20:14). Pandangannya tidak lagi tertuju pada situasi yang tanpa pengharapan. Perjumpaan Maria dengan Kristus yang bangkit mengubah kesedihan Maria menjadi sukacita kehidupan. Bahkan perjumpaannya dengan Kristus yang bangkit itu mendorongnya untuk bersaksi: “Aku telah melihat Tuhan!”

Lalu bagaimana dengan kita? Mampukah kita juga bersaksi: “Aku telah melihat Tuhan!”. Atau kita justru hanya bisa berkata: “Tuhanku telah diambil orang” Hidup kita gamang tanpa pegangan. Karena Tuhan sebagai pegangan terakhir, kitapun sudah tidak mampu lagi melihat-Nya, apalagi memegang-Nya. Jika situasi anda seperti itu, hari ini Yesus memanggil anda secara pribadi, seperti Ia sudah memanggil Maria. Ia mengajak anda untuk menoleh ke sisi lain kehidupan. Sesungguhnya dalam hidupmu selalu ada pengharapan, karena Yesus bangkit dan menang.

Lalu bagaimana dengan orang di sekitar kita? Mampukah mereka ‘melihat Tuhan’ melalui sapaan kita kepada mereka? Sehingga mereka bisa bersaksi seperti Maria: “Aku telah melihat Tuhan!”. Atau jangan-jangan justru perjumpaan mereka dengan diri kita membuat mereka tidak lagi mampu melihat Tuhan yang seharusnya nampak melalui hidup kita?

Paskah adalah sebuah perjumpaan dan sapaan ilahi yang membawa pengharapan. Dimulai dalam hidup kita. Jika kita sudah mengalami perjumpaan itu, tidak cukup kita hanya merayakannya. Kita harus bersaksi seperti Maria: “Aku telah melihat Tuhan!”

RDj.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Luka di Hati, Bukan Prasasti
    Imamat 19:1-2, 15-18; Mazmur 1; 1 Tesalonika 2:1-8; Matius 22:34-46
    Siapa yang tidak tahu tentang luka? Kerusakan yang terjadi pada diri sendiri dan seringkali akan menimbulkan rasa sakit. Rasa...
  • Schooling Fish
    Yesaya 45:1-7; Mazmur 96:1-9; 1 Tesalonika 1:1-10; Matius 22:15-22
    Bayangkan saja kalau kita menjadi seekor ikan kecil. Kalau saja kita diberikan pilihan untuk hidup di akuarium atau di...
  • Rasa Haus
    Air menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan. Banyak hal membutuhkan air. Mulai dari tubuh manusia sebagian besar terdiri...
  • Apa yang kita letakkan pertama?
    Yesaya 5:1-7; Mazmur 80:8-16; Filipi 3:4-14; Matius 21:33-46
    “Selalu ada yang pertama untuk segalanya.” Apa anda pernah mendengar kalimat tersebut? Ya, sebagian besar dari kita tentu akan...
  • Hidup Dalam Keramahan Dan Cinta
    Yehezkiel 18: 1-4, 25-32 Mazmur 25: 1-9 Filipi 2: 1-13. Matius 21: 23-32
    Perubahan ke arah yang lebih baik adalah dambaan semua orang. Saya yakin dan percaya bahwa semua orang, tanpa kecuali...
Kegiatan