Aku Telah Melihat Tuhan

Aku Telah Melihat Tuhan

Belum ada komentar 470 Views

Aku telah melihat Tuhan!, inilah pernyataan iman Paskah. Sebuah pernyataan iman yang lahir dari perjumpaan pribadi dengan Kristus yang bangkit. Sebuah perjumpaan yang membuat Maria menoleh ke sisi yang lain (Yoh. 20:14). Pandangannya tidak lagi tertuju pada situasi yang tanpa pengharapan. Perjumpaan Maria dengan Kristus yang bangkit mengubah kesedihan Maria menjadi sukacita kehidupan. Bahkan perjumpaannya dengan Kristus yang bangkit itu mendorongnya untuk bersaksi: “Aku telah melihat Tuhan!”

Lalu bagaimana dengan kita? Mampukah kita juga bersaksi: “Aku telah melihat Tuhan!”. Atau kita justru hanya bisa berkata: “Tuhanku telah diambil orang” Hidup kita gamang tanpa pegangan. Karena Tuhan sebagai pegangan terakhir, kitapun sudah tidak mampu lagi melihat-Nya, apalagi memegang-Nya. Jika situasi anda seperti itu, hari ini Yesus memanggil anda secara pribadi, seperti Ia sudah memanggil Maria. Ia mengajak anda untuk menoleh ke sisi lain kehidupan. Sesungguhnya dalam hidupmu selalu ada pengharapan, karena Yesus bangkit dan menang.

Lalu bagaimana dengan orang di sekitar kita? Mampukah mereka ‘melihat Tuhan’ melalui sapaan kita kepada mereka? Sehingga mereka bisa bersaksi seperti Maria: “Aku telah melihat Tuhan!”. Atau jangan-jangan justru perjumpaan mereka dengan diri kita membuat mereka tidak lagi mampu melihat Tuhan yang seharusnya nampak melalui hidup kita?

Paskah adalah sebuah perjumpaan dan sapaan ilahi yang membawa pengharapan. Dimulai dalam hidup kita. Jika kita sudah mengalami perjumpaan itu, tidak cukup kita hanya merayakannya. Kita harus bersaksi seperti Maria: “Aku telah melihat Tuhan!”

RDj.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Tidak Mengerti Namun Segan Menanyakannya
    Markus 9:30-37
    Bertanya adalah bagian dari proses belajar. Dengan bertanya kita membuka ruang untuk berdialog, membagi dan mendapat pengertian yang baru....
  • Memilih Menyuarakan Kebenaran
    Markus 8:27-38
    Siapa sih di dunia ini yang ingin mendengarkan kebohongan atau mendengarkan sesuatu yang tidak sebenarnya? Rasanya setiap kita ingin...
  • Iman Yang Membebaskan
    Markus 7: 24-37
    Kebebasan adalah hal yang mendasar dalam kehidupan manusia dan seharusnya mencirikan martabat manusia yang bertanggung jawab dalam menentukan dirinya...
  • Hidup Dalam Dia, Cukuplah
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mzmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8,14-15,21-23
    Mengenal firman dan menghidupi firman menjadi cara kita hidup di dalam Dia. Hidup di dalam Dia bukan hanya ditandai...
  • Pemeliharaan Allah, Cukuplah
    Yosua 24:1-2,14-18; Mazmur 34:16-23; Efesus 6:10-20; Yohanes 6:56-69
    Berjalan bersama, mengalami bersama adalah cara kita membuktikan kasih penyertaan Tuhan dalam hidup. Peristiwa demi peristiwa baik di saat...