Akal Yang Terbatas

Mazmur 44

Belum ada komentar 77 Views

Terjagalah! Mengapa Engkau tidur, ya Tuhan? Bangunlah! Janganlah membuang kami terus-menerus! (Mzm. 44:24)

Ungkapan “No Reserve! No Retreat! No Regrets!” konon ditemukan di Alkitab William Whiting Borden. Tidak ada bukti kuat tentang hal itu. Namun, apa yang dilakukan oleh Borden memang telah menginspirasi banyak orang. Ia adalah pemuda kaya raya, lulusan dari Yale dan Princeton, dengan kepribadian yang menyenangkan. Namun, ia rela keluar dari zona nyamannya demi misi penginjilan. Bahkan, ia mempersiapkan diri dengan baik dengan berusaha mempelajari bahasa Arab di Kairo. Namun, ia meninggal dalam masa persiapannya itu karena meningitis. Usianya barulah 25 tahun. Pada nisannya tertulis: “Tidak bisa dibayangkan hidup yang terpisah dari iman kepada Kristus.”

Kehidupan Borden mungkin membuat kita bertanya-tanya. Sungguh sukar dipahami bahwa Tuhan memanggil orang yang sungguh ingin melayani-Nya di usianya yang masih sangat muda itu. Pemazmur juga bergumul. Ia yang merasa telah setia kepada Tuhan malah seakan ditinggalkan Tuhan. Tuhan seakan mendiamkan penderitaan yang dialami oleh bangsanya. Tuhan seakan tidak lagi memberi perlindungan kepada bangsanya.

Mungkinkah sebuah kesia-siaan mencari kasih Tuhan dan berdoa bila pengalaman langsung menunjukkan Tuhan yang tidak dapat diandalkan? Namun, di sanalah kita justru melihat bahwa berdoa sebenarnya berakar dalam sebuah iman yang lebih mendalam dibandingkan akal. Cara Allah memang penuh misteri, tetapi tetaplah percaya kepada-Nya! [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Tidak semua hal perlu dan bisa kita pahami dengan akal kita.

Ayat Pendukung: Hos. 1:2-10 ; Mzm. 85; Kol. 2:6-15, (16-19); Luk. 11:1-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...