Ada Waktunya

Yohanes 7:1-9

Belum ada komentar 71 Views

“Waktu-Ku belum tiba, tetapi bagi kamu selalu ada waktu.” (Yoh. 7:6)

Pengkhotbah mengatakan bahwa untuk segala sesuatu ada waktunya. Manusia hidup di dalam putaran waktu. Dan perubahan senantiasa mewarnai perjalanan manusia di dalam waktu tersebut. Di dalam menghadapi perubahan-perubahan tersebut, manusia perlu bijaksana dalam mengelola waktunya. Dengan kata lain, kita perlu menata diri kita sesuai dengan putaran waktu.

Yesus menata waktu-Nya. Ketika orang-orang Yahudi menolak-Nya, bahkan saudara-saudara-Nya pun tidak percaya kepada-Nya, Ia tidak serta-merta goyah dengan rencana-Nya. Yesus mengatakan, “Waktu-Ku belum tiba.” Yesus secara tegas ingin menyatakan bahwa perbuatan-perbuatan yang dilakukan-Nya bukanlah untuk diakui di muka umum. Yesus tidak sedang mencari popularitas. Yesus menunggu waktu yang tepat untuk dapat mengajar dan berkarya secara lebih luas. Yesus menyadari bahwa keberadaan diri-Nya akan mengusik orang-orang Yahudi, dan pada akhirnya, Ia akan diserahkan kepada mereka untuk dihukum mati. Di sinilah kesenjangan antara pemikiran Yesus dengan pemikiran saudara-saudara-Nya. Yesus mengetahui bahwa akan tiba waktu penggenapannya, yaitu kematian-Nya, sementara saudara-saudara-Nya tidak menyadari akan hal itu.

Sebagai manusia, kita terikat oleh waktu. Lalu, pada akhirnya, kita pun akan menghadapi ajal kita. Sudahkah kita menata diri dalam menghadapi akhir hidup kita? Sudahkah kita mengelola waktu kita dengan bijaksana? [Pdt. Tunggul Barkat]

REFLEKSI:
Kita tidak tahu sampai kapan kita hidup di dunia ini. Namun, kita tahu bahwa Allah memberikan kita waktu untuk berkarya bagi-Nya.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:81-88; Yer. 16:14-21; Yoh. 7:1-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • ALAM: Lukisan Keajaiban Tuhan
    Mazmur 114
    Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu...
  • BERBUAH
    Matius 21:18-22
    Di pinggir jalan la melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi la tidak menemukann apa-apa pada pohon itu...
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...
  • Jangan Mempermalukan
    Matius 18:15-20
    “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan engkau, engkau telah mendapatnya kembali” (Matius...