MENCLA-MENCLE

Matius 16:21-28

Belum ada komentar 4 Views

“… sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” (Matius 16:23c)

“Mencla-mencle” adalah istilah dalam bahasa Jawa yang berarti ”tidak konsisten”. Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang perkataannya tidak dapat dipegang. Hari ini ia berkata A, besok berkata B, dan lusa mengatakan hal yang berbeda lagi. Ketidakkonsistenan seseorang tentu memiliki penyebab. Salah satunya adalah pertimbangan mengenai apa yang menguntungkan bagi dirinya sendiri.

Yesus pernah bertanya kepada Petrus tentang siapa diri-Nya. Pada waktu itu, Petrus menjawab, “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” Yesus membenarkan jawaban Petrus sambil menegaskan bahwa pengakuan tersebut berasal dari Allah sendiri (Mat. 16:17). Namun, ketika Yesus menjelaskan bahwa Mesias harus menderita, Petrus justru bereaksi berbeda. la menarik Yesus ke samping dan menegur-Nya, sambil mengatakan bahwa penderitaan itu sekali-kali tidak akan menimpa Yesus. Atas sikap tersebut, Yesus memberikan peringatan keras kepada Petrus dan memintanya untuk berdiri di belakang-Nya. Petrus menunjukkan sikap yang tidak konsisten karena ia lebih memikirkan apa yang menguntungkan dirinya sendiri. la menginginkan Yesus sebagai Mesias menurut versinya: seorang penakluk dan penguasa baru. Dengan demikian, ia berharap memperoleh keuntungan dari harapannya tersebut.

Ketika kepentingan atau keuntungan pribadi menjadi tujuan utama, hal itu akan tecermin dalam perkataan dan sikap kita yang mencla-mencle. [Pdt. Nanang]

DOA:
Ya Tuhan, tolonglah kami untuk dapat memahami dan melakukan kehendak-Mu dengan konsisten. Amin.

Ayat Pendukung: Kel. 4:10-31; Mzm. 83:1-4, 13-18; Why. 3:1-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Terima Kasih
    Matius 8:14-17
    …Ia pun bangun dan melayani Dia. (Matius 8:15b) Ada dua kata yang diajarkan oleh orangtua ketika kita masih kecil,...
  • Menahan Kejahatan
    2 Tesalonika 2:7-12
    Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan….(2 Tesalonika 2:7a) Kemudahan dalam memperoleh akses...
  • IMITASI
    Efesus 5:1-6
    Sebab itu, sebagai anak-anak yang terkasih, teladanilah Allah. (Efesus 5:1) Seorang anak cenderung meniru perilaku orangtuanya. Proses ini dikenal...
  • Cinta Dan Pengorbanan
    Matius 26:6-13
    “Untuk apa pemborosan ini?” (Matius 26:8b) Ungkapan “cinta perlu pengorbanan” sering digunakan untuk menggambarkan bukti cinta yang sejati. Secara...
  • Pikiran Tuhan
    Roma 11:33-36
    Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? (Roma 11:34) Pengalaman yang panjang dan proses...