Tuhan Membela Kemuliaan Nama-Nya

Yehezkiel 39:7-8, 21-29

Belum ada komentar 88 Views

Aku akan menunjukkan kemuliaan-Ku atas bangsa-bangsa, dan mereka semua akan melihat hukuman yang Kujatuhkan dan tangan-Ku yang memukul mereka. (Yehezkiel 39:21)

Seorang karyawan dipecat karena mencemarkan nama baik perusahaan di media sosial. Tindakannya tampak sepele—sekadar komentar sarkastis—tetapi pimpinan menilai bahwa nama baik perusahaan adalah segalanya. Nama adalah reputasi, karakter, dan identitas. Dalam banyak budaya, kita memahami pentingnya menjaga nama baik. Jika manusia begitu menjaga nama, terlebih lagi Allah yang kudus.

Bangsa Israel mengalami pembuangan akibat ketidaksetiaan mereka kepada Allah. Peristiwa pembuangan tersebut memunculkan ejekan dari bangsa-bangsa lain, seolah-olah Allah Israel tidak berkuasa. Dalam bacaan ini, Allah berjanji untuk bertindak dengan mengalahkan musuh besar, yaitu Gog, yang memimpin koalisi sejumlah bangsa. Tindakan Allah bertujuan menyatakan kekudusan dan kemuliaan nama-Nya kepada bangsa-bangsa. Inilah pemulihan yang menyeluruh: relasi, identitas, dan kemuliaan, supaya bangsa-bangsa mengenal Dia sebagaimana adanya.

Kita hidup di tengah masyarakat majemuk yang sering menilai agama dari sikap para pemeluknya. Karena itu, bagaimana kita mencerminkan nama Tuhan dalam hidup? Apakah nama Tuhan dimuliakan melalui integritas di tempat kerja, kejujuran dalam bisnis, dan kasih dalam menghadapi konflik? Ataukah justru dinajiskan oleh kemunafikan dan sikap keras hati kita? Marilah kita menjadi pribadi yang membawa harum nama Tuhan, agar dunia mengenal Allah kita yang Mahakudus dan penuh kasih. [Pdt. Natanael Setiadi]

REFLEKSI:
Dunia mengenal Allah dari cara kita hidup. Tunjukkanlah Dia layak dihormati.

Ayat Pendukung: Yeh. 39:7-8, 21-29; Mzm. 104:24-34, 35b; Rm. 8:26-27
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tinggal Dalam Kebenaran
    Mazmur 17:1-7, 15
    Tetapi, aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu. (Mazmur 17:15)...
  • Sabar Dalam Proses
    Markus 4:30-34
    Namun, setelah ditaburkan, benih itu tumbuh dan menjadi lebih besar daripada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang...
  • Tetap Tekun dan Berhikmat
    Kejadian 30:37-43
    Demikianlah laki-laki itu menjadi kaya raya, dan ia mempunyai banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta dan keledai....
  • Berkat Allah Bagi Alam
    Mazmur 65:8-13
    Maka orang-orang yang tinggal di ujung-ujung bumi, kagum akan tanda-tanda mukjizat-Mu; tempat terbitnya pagi dan berlalunya senja. Kaubuat bersorak-sorai....
  • Ikut Menghadirkan Kerajaan Surga
    Matius 13:31-33, 44-52
    “Kerajaan Surga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diaduk ke dalam tepung terigu sebanyak empat puluh liter...