Bersuara Sesuai Yang Didengar Dari Allah

Yohanes 8:21-30

Belum ada komentar 82 Views

“Banyak yang harus Kukatakan dan Kuhakimi tentang kamu. Tetapi, Dia yang mengutus Aku, adalah benar, dan apa yang Kudengar dari Dia, itulah yang Kukatakan kepada dunia.” (Yohanes 8:26)

Pernahkah Saudara diminta menyampaikan pesan penting dari atasan kepada orang lain? Tentu, dalam situasi seperti itu, kita akan sangat berhati-hati. Kita tidak boleh menambah atau mengurangi isi pesan, karena tanggung jawab kita adalah menyampaikan apa yang kita dengar dengan setia. Sedikit kesalahan saja dapat menimbulkan kesalahpahaman yang besar.

Yesus menunjukkan teladan yang luar biasa dalam hal ini. Yesus berkata bahwa apa yang la dengar dari Allah Bapa, itulah yang la katakan kepada dunia. Ayat ini menunjukkan sikap Yesus yang sangat taat dan setia kepada Bapa. la tidak berbicara atas kehendak-Nya sendiri, melainkan menyampaikan dengan tepat apa yang berasal dari Allah. Hal ini bukan hanya menunjukkan keintiman antara Yesus dan Bapa, tetapi juga otoritas rohani yang sejati, yang berasal dari ketaatan, bukan dari kepentingan pribadi. Penolakan terhadap Yesus berarti penolakan terhadap Allah yang mengutus-Nya.

Firman Tuhan ini menjadi pengingat bahwa dalam menyuarakan iman, kita dipanggil untuk mewakili suara Tuhan, bukan suara ego atau kepentingan pribadi. Dalam pelayanan, percakapan sehari-hari, maupun kesaksian hidup, marilah kita menyampaikan kebenaran yang kita dengar dari firman Tuhan dengan penuh kasih dan kejujuran. Dunia telah dipenuhi oleh suara-suara yang menyesatkan dan membingungkan; oleh karena itu, suara kebenaran harus terdengar dengan jernih melalui hidup orang percaya. [Pdt. Natanael Setiadi]

REFLEKSI:
Ketepatan berkata-kata lahir dari kedekatan dengan Sang Kebenaran.

Ayat Pendukung:
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...