Berbeda Standar

Yohanes 14:27-29

Belum ada komentar 11 Views

Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan Aku memberi kepadamu tidak seperti dunia memberi. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. (Yohanes 14:27)

Dunia memahami damai sejahtera dengan cara yang berbeda dari yang Allah maksudkan. Bagi dunia, damai sejahtera terjadi ketika tidak ada permasalahan, kondisi keuangan stabil, dan relasi berjalan harmonis. Damai sejahtera kerap dimaknai sebagai keadaan tanpa beban hidup. Sayangnya, standar yang digunakan dunia tersebut bersifat tidak kekal.

Dalam pengajaran-Nya, ketika Yesus hendak berpisah dengan para murid-Nya, Ia menyatakan bahwa damai sejahtera-Nya ditinggalkan bagi mereka. Dengan kata lain, ada model damai sejahtera yang berbeda dari yang dipahami oleh dunia. Damai sejahtera dari Kristus mengalir melalui kehadiran-Nya dalam keseharian hidup kita. Damai sejahtera ini tidak bergantung pada situasi, sebab berpusat pada relasi dengan Allah, Sang Raja Damai. Itulah sebabnya Yesus menasihati para murid agar tidak gelisah dan gentar hati, karena Ia berjanji untuk menyertai mereka.

Saudara, kestabilan hidup memang dapat mendatangkan ketenangan. Pada saat itulah hidup seolah mengalami damai sejahtera. Namun, hidup bersifat sangat dinamis. Ketika satu masalah terselesaikan, masalah lain dapat muncul. Itulah sebabnya Yesus menawarkan, bahkan memberikan, hal yang sangat penting, yaitu penyertaan- Nya. Penyertaan inilah yang mendatangkan damai sejahtera yang lestari. Oleh karena itu, jangan sampai kita keliru dalam menetapkan standar damai sejahtera. [Pdt. Natanael Setiadi]

REFLEKSI:
Mengikut Yesus berarti berani untuk menerapkan standar berbeda dengan yang dipahami oleh dunia.

Ayat Pendukung:
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Membuang Hal Baik?
    Kisah Para Rasul 27:13-38
    Karena kami sangat hebat diombang-ambingkan angin badai, keesokan harinya mereka mulai membuang muatan kapal ke laut. (Kisah Para Rasul...
  • Diuji, Dimurnikan
    Mazmur 66:8-20
    Sebab Engkau telah menguji kami, ya Allah, telah memurnikan kami, seperti orang memurnikan perak. (Mazmur 66:10) John tidak menyangka...
  • MURID SEJATI
    Yohanes 8:31-38
    Lalu Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi yang telah percaya kepada-Nya, Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar murid-Ku. (Yohanes...
  • Muliakan Tuhan Dengan Harta
    Amsal 3:5-12
    Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan buah sulung dari hasil tanahmu, (Amsal 3:9) Pernahkah Anda mendengar kegiatan Sedekah Bumi?...
  • Tetap Berharap Di Tengah Kesesakan
    Mazmur 102:1-17
    Janganlah sembunyikan wajah-Mu terhadap aku pada hari aku tersesak. Arahkanlah telinga-Mu kepadaku; pada hari aku berseru, segeralah menjawab aku!...