Berbeda Standar

Yohanes 14:27-29

Belum ada komentar 62 Views

Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan Aku memberi kepadamu tidak seperti dunia memberi. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. (Yohanes 14:27)

Dunia memahami damai sejahtera dengan cara yang berbeda dari yang Allah maksudkan. Bagi dunia, damai sejahtera terjadi ketika tidak ada permasalahan, kondisi keuangan stabil, dan relasi berjalan harmonis. Damai sejahtera kerap dimaknai sebagai keadaan tanpa beban hidup. Sayangnya, standar yang digunakan dunia tersebut bersifat tidak kekal.

Dalam pengajaran-Nya, ketika Yesus hendak berpisah dengan para murid-Nya, Ia menyatakan bahwa damai sejahtera-Nya ditinggalkan bagi mereka. Dengan kata lain, ada model damai sejahtera yang berbeda dari yang dipahami oleh dunia. Damai sejahtera dari Kristus mengalir melalui kehadiran-Nya dalam keseharian hidup kita. Damai sejahtera ini tidak bergantung pada situasi, sebab berpusat pada relasi dengan Allah, Sang Raja Damai. Itulah sebabnya Yesus menasihati para murid agar tidak gelisah dan gentar hati, karena Ia berjanji untuk menyertai mereka.

Saudara, kestabilan hidup memang dapat mendatangkan ketenangan. Pada saat itulah hidup seolah mengalami damai sejahtera. Namun, hidup bersifat sangat dinamis. Ketika satu masalah terselesaikan, masalah lain dapat muncul. Itulah sebabnya Yesus menawarkan, bahkan memberikan, hal yang sangat penting, yaitu penyertaan- Nya. Penyertaan inilah yang mendatangkan damai sejahtera yang lestari. Oleh karena itu, jangan sampai kita keliru dalam menetapkan standar damai sejahtera. [Pdt. Natanael Setiadi]

REFLEKSI:
Mengikut Yesus berarti berani untuk menerapkan standar berbeda dengan yang dipahami oleh dunia.

Ayat Pendukung:
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...