Hormat yang Tepat

Yohanes 8:48-59

Belum ada komentar 91 Views

Namun, Aku tidak mencari hormat bagi-Ku. Ada Satu yang mencarinya dan Dia juga yang menghakimi. (Yohanes 8:50)

Pemimpin yang belum selesai dengan dirinya sendiri akan mudah bersikap iri terhadap orang lain. Ia cenderung mencari-cari kesalahan orang lain untuk menjatuhkan mereka. Tujuannya agar dirinya tampak lebih hebat daripada orang lain. Pemimpin seperti ini sering kali haus akan apresiasi, pujian, dan penghormatan. Apakah pemimpin yang demikian layak memperoleh hormat?

Dalam bacaan Alkitab hari ini, sejumlah pemuka agama Yahudi menuduh Yesus sebagai orang Samaria dan kerasukan setan. Orang Samaria merujuk pada keturunan campuran antara Israel dan bangsa lain, yang dianggap tidak murni, najis, bahkan murtad. Tuduhan tersebut menunjukkan bahwa identitas dan wibawa spiritual Yesus sedang diragukan. Tuduhan itu juga lahir dari popularitas Yesus yang kian besar di tengah masyarakat Yahudi, sehingga para pemuka agama merasa tersaingi dan berupaya merusak reputasi-Nya. Namun, Yesus tidak tersinggung. Ia justru menunjuk kepada Pribadi lain, yakni Allah, yang layak menerima hormat dan memiliki otoritas untuk menghakimi. Yesus mengingatkan para pemuka agama untuk mawas diri dan kembali menghormati Allah.

Dikasihi dan dihargai merupakan bagian dari kebutuhan manusia. Namun, melalui bacaan ini, Yesus mengajarkan bahwa Pribadi yang paling layak menerima hormat adalah Allah. Jangan sampai dalam upaya mengejar penghargaan dan hormat, kita melupakan Dia yang sungguh layak menerimanya. [Pdt. Natanael Setiadi]

REFLEKSI:
Sikap hormat diberikan kepada seseorang yang memiliki kualitas, bukan sekadar identitas.

Ayat Pendukung: Yer. 26:20-24; Mzm. 31:1-5, 15-16; Yoh. 8:48-59
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tinggal Dalam Kebenaran
    Mazmur 17:1-7, 15
    Tetapi, aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu. (Mazmur 17:15)...
  • Sabar Dalam Proses
    Markus 4:30-34
    Namun, setelah ditaburkan, benih itu tumbuh dan menjadi lebih besar daripada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang...
  • Tetap Tekun dan Berhikmat
    Kejadian 30:37-43
    Demikianlah laki-laki itu menjadi kaya raya, dan ia mempunyai banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta dan keledai....
  • Berkat Allah Bagi Alam
    Mazmur 65:8-13
    Maka orang-orang yang tinggal di ujung-ujung bumi, kagum akan tanda-tanda mukjizat-Mu; tempat terbitnya pagi dan berlalunya senja. Kaubuat bersorak-sorai....
  • Ikut Menghadirkan Kerajaan Surga
    Matius 13:31-33, 44-52
    “Kerajaan Surga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diaduk ke dalam tepung terigu sebanyak empat puluh liter...