Memilih Hikmat, Memilih Kehidupan

Amsal 8:32 - 9:6

Belum ada komentar 164 Views

“Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan kepadanya. Tetapi, siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang yang membenci aku, mencintai maut” (Amsal 8:35-36)

“Hidup adalah serangkaian pilihan, dan setiap pilihan menentukan masa depanmu,” begitu kata John C. Maxwell. Pernyataan ini hendak mengingatkan kita bahwa kehidupan yang kita jalani saat ini adalah hasil dari pilihan-pilihan yang kita buat setiap hari. Hidup bukan hanya tentang berjalan mengikuti arus, melainkan tentang keputusan yang sadar dan bermakna bagi kehidupan yang kita jalani.

Dalam Amsal 8:35-36, hikmat digambarkan sebagai sosok yang berseru kepada semua orang untuk mendengarkan dan hidup menurut jalannya. Mendapatkan hikmat berarti menyelaraskan diri dengan kebenaran Allah sehingga setiap langkah kita penuh makna dan berkat. Sebaliknya, menolak hikmat adalah kesombongan yang membawa kita jauh dari Allah dan membuat hidup kita tidak berkenan kepada-Nya. Hidup ini penuh dengan pilihan. Setiap hari kita dihadapkan pada keputusan untuk mengikuti hikmat Allah atau mengandalkan pemikiran sendiri. Hikmat mengajak kita untuk rendah hati, takut akan TUHAN, dan hidup dalam kebenaran. Ketika kita memilihnya, kita tidak hanya diberkati, tetapi juga menjadi berkat bagi orang lain.

Mari kita perbarui komitmen untuk mendengarkan dan mengikuti hikmat Allah. Sebab, dalam hikmat-Nya kita bukan hanya hidup, tetapi memiliki hidup yang berkenan kepada-Nya. Hidup kita akan menghidupkan kehidupan bersama demi kemuliaan nama Tuhan. [Pdt. Jotje H. Karuh]

DOA:
Tuhan, mampukan kami untuk memilih jalan hidup yang penuh hikmat-Mu sehingga hidup kami bermanfaat bagi kehidupan bersama. Amin.

Ayat Pendukung: Ams. 8:32-9:6; Mzm. 134; 1 Ptr. 2:1-3
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...