BUKTI IMAN

Matius 9:27-34

Belum ada komentar 66 Views

Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29)

Apakah iman membutuhkan bukti? Tentu! Tanpa bukti, iman hanya menjadi angan-angan. Namun, bagaimana cara membuktikan iman? Lakukanlah apa yang diimani, dan imani apa yang dilakukan. Di situlah iman menjadi hidup, dan memberikan bukti. Hasilnya tidak selalu langsung terlihat oleh mata, tetapi dampaknya akan terasa!

Injil Matius menghadirkan contoh nyata. Dua orang buta datang kepada Yesus. Mereka hanya mendengar tentang pengajaran dan karya-karya-Nya. Namun, mereka percaya bahwa Yesus dapat menyembuhkan mereka. Iman itulah yang membawa mereka datang kepada-Nya. Mereka meminta supaya Yesus memulihkan penglihatan mereka. Yesus tidak langsung mencelikkan mata mereka, melainkan terlebih dahulu bertanya untuk meminta konfirmasi, “Percayakah kamu bahwa Aku dapat melakukannya?” Mereka menjawab dengan tegas, “Ya, Tuhan.” Maka, yang diimani itu pun terjadi. Mata yang tertutup pun menjadi terbuka. Setelah itu, mereka pergi dan bersaksi tentang Yesus.

Sahabat, hidup kita harus menjadi bukti iman. Ketika banyak orang meminta bukti dari apa yang kita imani, maka saat itulah kita harus mendedikasikan hidup kita kepada Kristus. Kita telah mengalami bagaimana Kristus memelihara serta mencukupkan segala kebutuhan kita. Maka, sudah semestinya kita tidak lagi meminta tanda, melainkan menjadikan hidup kita sendiri sebagai bukti. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Tak kurang kasih Allah yang kita alami di dalam Kristus. Karena itu, sudah seharusnya hidup kita menjadi bukti dari iman yang hidup.

Ayat Pendukung: Yes. 60:17-22; Mzm. 146; Mat. 9:27-34
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kasih Karunia Yang Menobatkan
    Yehezkiel 33:10-16
    Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan...
  • Seruan dan Penyelamatan
    Mazmur 130
    Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang dapat bertahan? (Mazmur 130:3) Dahulu ada seorang pria yang dikenal...
  • Diam: Tanda Ketidakpedulian!
    Yesaya 42:14-21
    Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20) Diam itu emas? Broery Marantika...
  • ACTION: Bukti Keluasan Hati
    Mazmur 146
    TUHAN menjaga para pendatang, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik digagalkan-Nya. (Mazmur 146:9) Membaca kesaksian...
  • Menjadi Bagian Dari Solusi
    Yohanes 9:1-41
    Jawab Yesus, “Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi supaya pekerjaan-pekerjaan Allah dinyatakan di dalam dia.” (Yohanes 9:3)...