Terus Melangkah

Yosua 1:1-9

Belum ada komentar 108 Views

“Hamba-Ku Musa telah meninggal. Sebab itu, bersiaplah sekarang, seberangi Sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini…. (Yosua 1:2)

Apakah ada batas waktu bagi seseorang untuk berduka? Pertanyaan ini tidak mudah dijawab. Sebab, bukan tidak mungkin, sekalipun seseorang telah berpulang cukup lama dan kita telah menerima kenyataan tersebut, kenangan tentangnya tetap membuat mata kita berkaca-kaca. Rasa kehilangan dirinya terasa seperti baru terjadi kemarin.

Rasa kehilangan yang mendalam semacam inilah yang tampaknya dirasakan umat Israel saat Musa tiada. Terlebih lagi, ketika Yosua mulai memimpin, kematian Musa masih tergolong baru (sekitar 30 hari; bdk. Ulangan 34:8). Saat duka dan kesedihan masih pekat menyelimuti umat Israel, TUHAN justru meminta mereka bersiap melanjutkan perjalanan. Apakah mereka sungguh siap untuk mulai berjalan lagi? Apakah Yosua sungguh yakin memimpin umat Israel? Apakah perjalanan ke depan akan baik-baik saja tanpa Musa bersama mereka?

Hidup ini adalah serangkaian perubahan yang terjadi terus-menerus. Kita tidak akan pernah benar-benar siap untuk merespons dan menghadapinya. Bisa jadi, kita melangkah sambil terisak-isak. Mungkin jalan di depan kita tampak kabur karena air mata masih menggenang. Namun, sebagaimana dulu TUHAN menguatkan Yosua dengan mengatakan, “… Janganlah gentar dan kecut hatimu, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau ke mana pun engkau pergi” (ay. 9), demikian pula Tuhan meyakinkan kita untuk terus melangkah. [Pdt. Timur Citra Sari]

REFLEKSI:
Saat merasa sedih, khawatir, atau ngeri, kita bisa terus melangkah karena Tuhan yang memimpin.

Ayat Pendukung: Yos. 1:1-9; Mzm. 72; Ibr. 11:32-12:2
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...
  • Akulah Domba-Nya, Itu Cukup Bagiku
    Mazmur 23
    TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1) Domba tidak khawatir akan jalan yang ditempuhnya karena ia percaya kepada sang...
  • Mukjizat Terbesar
    Yohanes 21:1-14
    Kata Yesus kepada mereka, “Marilah dan sarapanlah.” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya, “Siapakah Engkau?”...
  • Memilih Hikmat, Memilih Kehidupan
    Amsal 8:32 - 9:6
    “Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan kepadanya. Tetapi, siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang...