Memohon Belas Kasihan Tuhan

Mazmur 123

Belum ada komentar 78 Views

Lihat, seperti mata para hamba laki-laki tertuju kepada tangan tuannya, seperti mata hamba perempuan tertuju kepada tangan nyonyanya, demikianlah mata kita tertuju kepada TUHAN, Allah kita, sampai Ia mengasihani kita. (Mazmur 123:2)

Self-serving bias” adalah sebuah istilah dalam psikologi yang merujuk pada kecenderungan manusia untuk menyalahkan faktor eksternal ketika mengalami hal-hal buruk dan memberikan penghargaan kepada diri sendiri ketika hal-hal baik terjadi. Dengan kata lain, self-serving bias adalah suatu kondisi di mana kita tidak pernah sanggup memeriksa diri dengan benar. Kita akan selalu menganggap diri kita benar, sedangkan orang lain salah.

Pemazmur mengungkapkan bagaimana seharusnya kita sebagai manusia memandang TUHAN, yaitu seperti seorang hamba yang memandang tuannya dan memohon belas kasihan. Pemazmur mengajak umat untuk menempatkan diri sebagai manusia yang membutuhkan belas kasihan TUHAN. Bagai seorang hamba yang matanya tertuju pada tuannya, demikianlah manusia memandang TUHAN.

Dalam hidup, kita cenderung merasa diri benar dan tidak cukup menyadari kebutuhan akan belas kasihan Tuhan. Kita juga cenderung kurang objektif dalam menilai diri sendiri, bahkan tidak jarang kita lalai untuk memeriksa diri. Kita sering datang dengan sikap pongah dan sombong. Mari kita belajar untuk datang dengan kerendahan hati untuk memohon belas kasihan-Nya. Mari kita ubah cara kita berdoa, tidak hanya datang untuk meminta, tetapi juga dengan menyadari betapa kita membutuhkan kasih dan belas kasihan Tuhan. [Pdt. Cordelia Gunawan]

REFLEKSI:
Datanglah ke hadirat-Nya dengan rendah hati dan memohon belas kasihan, karena kita hanyalah seorang pendosa.

Ayat Pendukung: Ayb. 20:1-11; Mzm. 123; 2 Ptr. 1:16-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...
  • Akulah Domba-Nya, Itu Cukup Bagiku
    Mazmur 23
    TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1) Domba tidak khawatir akan jalan yang ditempuhnya karena ia percaya kepada sang...
  • Mukjizat Terbesar
    Yohanes 21:1-14
    Kata Yesus kepada mereka, “Marilah dan sarapanlah.” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya, “Siapakah Engkau?”...
  • Memilih Hikmat, Memilih Kehidupan
    Amsal 8:32 - 9:6
    “Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan kepadanya. Tetapi, siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang...