Jangan Remehkan Kebodohan

Mazmur 53

Belum ada komentar 70 Views

Orang bebal berkata dalam hatinya, “Tidak ada Allah!” Busuk dan jijik kecurangan mereka, tidak ada yang berbuat baik. (Mazmur 53:2)

Kata bodoh sering dihubungkan dengan prestasi akademik. Namun, dalam kehidupan sehari-hari kebodohan dapat memiliki berbagai macam arti.

Pemazmur sering menggunakan kata “bebal” yang sama dengan “bodoh”. Namun apa yang dimaksudkan oleh pemazmur jelaslah bukan kebodohan secara akademik. Bodoh atau bebal yang dimaksudkan oleh pemazmur jauh lebih berbahaya karena kebodohan itu mewujud dalam tindakan yang amat jahat. Mereka bukan saja tidak mengakui keberadaan Allah, tetapi juga menindas orang lemah, berbuat jahat, dan merusak tatanan sosial yang ada. Pemazmur menggunakan kata-kata yang teramat keras ketika menggambarkan perilaku orang bodoh ini: “busuk dan jijik kecurangan mereka”. Selain itu pemazmur juga menggunakan kata “tidak” atau negatif dalam penggambarannya: tidak ada Allah; tidak ada yang berbuat baik, seorang pun tidak; tidak sadar lagikah; tidak berseru kepada Allah. Orang semacam ini juga akan mudah dikuasai oleh ketakutan dan kepanikan meskipun tidak ada ancaman ataupun bahaya yang mendekatinya.

Firman Tuhan ini mengingatkan kita agar jangan hidup dalam kebodohan. Milikilah hati yang bijak dalam menjalani hidup ini. Akui dan hormati Allah, lakukan yang baik, jauhi kecurangan dan keserakahan, adil dan berbelaskasihanlah kepada yang lemah. Dengan demikian kehidupan kita tidak akan mudah diguncang oleh ketakutan dan kepanikan, karena kita tahu bahwa relasi kita dengan Allah maupun sesama terbangun dengan baik. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Ya Tuhan, ingatkan kami selalu untuk hidup dengan bijak, menjauhi kebodohan, sehingga hidup kami berkenan kepada-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Im. 25:1-19; Mzm. 53; Why. 19:9-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...