Jangan Remehkan Kebodohan

Mazmur 53

Belum ada komentar 69 Views

Orang bebal berkata dalam hatinya, “Tidak ada Allah!” Busuk dan jijik kecurangan mereka, tidak ada yang berbuat baik. (Mazmur 53:2)

Kata bodoh sering dihubungkan dengan prestasi akademik. Namun, dalam kehidupan sehari-hari kebodohan dapat memiliki berbagai macam arti.

Pemazmur sering menggunakan kata “bebal” yang sama dengan “bodoh”. Namun apa yang dimaksudkan oleh pemazmur jelaslah bukan kebodohan secara akademik. Bodoh atau bebal yang dimaksudkan oleh pemazmur jauh lebih berbahaya karena kebodohan itu mewujud dalam tindakan yang amat jahat. Mereka bukan saja tidak mengakui keberadaan Allah, tetapi juga menindas orang lemah, berbuat jahat, dan merusak tatanan sosial yang ada. Pemazmur menggunakan kata-kata yang teramat keras ketika menggambarkan perilaku orang bodoh ini: “busuk dan jijik kecurangan mereka”. Selain itu pemazmur juga menggunakan kata “tidak” atau negatif dalam penggambarannya: tidak ada Allah; tidak ada yang berbuat baik, seorang pun tidak; tidak sadar lagikah; tidak berseru kepada Allah. Orang semacam ini juga akan mudah dikuasai oleh ketakutan dan kepanikan meskipun tidak ada ancaman ataupun bahaya yang mendekatinya.

Firman Tuhan ini mengingatkan kita agar jangan hidup dalam kebodohan. Milikilah hati yang bijak dalam menjalani hidup ini. Akui dan hormati Allah, lakukan yang baik, jauhi kecurangan dan keserakahan, adil dan berbelaskasihanlah kepada yang lemah. Dengan demikian kehidupan kita tidak akan mudah diguncang oleh ketakutan dan kepanikan, karena kita tahu bahwa relasi kita dengan Allah maupun sesama terbangun dengan baik. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Ya Tuhan, ingatkan kami selalu untuk hidup dengan bijak, menjauhi kebodohan, sehingga hidup kami berkenan kepada-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Im. 25:1-19; Mzm. 53; Why. 19:9-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...
  • Dia Mendengar Doaku
    Mazmur 116:1-2, 12-19
    Aku mengasihi TUHAN, sebab la mendengarkan suaraku dan permohonanku. (Mazmur 116:1) Seorang anak kecil jatuh dari sepeda dan terluka....
  • Kasih Di Atas Aturan
    Matius 12:1-8
    “Sebab, Anak manusia adalah Tuan atas hari Sabat” (Matius 12:8) Seorang perawat melanggar jam kerja saat menolong korban kecelakaan...