Tuhan Pulihkan Pada Waktunya

Ayub 42: 10-17

Belum ada komentar 95 Views

TUHAN memulihkan keadaan Ayub setelah ia berdoa untuk sahabat-sahabatnya. TUHAN memberikan kepada Ayub segala kepunyaannya dahulu sampai dua kali lipat. (Ayub 42:10)

Ibu Ari sudah lama memendam perasaan marah kepada ibu mertuanya. Penyebabnya adalah karena ibu mertuanya tidak terlalu setuju ia menjadi menantunya dan tidak menerimanya dengan baik. Karena itu Ibu Ari tidak mau berhubungan baik dengan ibu mertuanya. Seiring berjalannya waktu, Ibu Ari menderita penyakit kulit yang membuatnya merasa sangat gatal dan mengganggunya. Ia sudah berulang kali berobat ke dokter, tetapi penyakitnya tak kunjung sembuh. Sampai pada akhirnya ia memutuskan untuk berdamai dengan ibu mertuanya. Ia pun sembuh dari penyakit kulit yang dideritanya. Tuhan telah berkarya dengan luar biasa.

Ayub mengalami penderitaan yang bertubi-tubi, mulai dari kehilangan ternak, kehilangan anak, dihujat oleh istrinya, dan mengalami penyakit barah di sekujur tubuhnya. Di saat Ayub sedang terpuruk, sahabat-sahabatnya justru menyalahkan Ayub, sehingga menambah penderitaannya. TUHAN murka terhadap sahabat-sahabat Ayub yang tidak berkata benar tentang-Nya, karena itu Ia menyuruh mereka mempersembahkan kurban bakaran. Ayub berdoa untuk sahabat-sahabatnya, baru setelah itu TUHAN memulihkan keadaan Ayub.

Seringkali kita tidak mengerti mengapa kita mengalami penderitaan. Kita pun menyalahkan diri sendiri, bahkan menyalahkan Tuhan. Takjarang orang-orang di sekitar kita justru menghakimi dan memperkeruh keadaan. Belajar dari Ayub, maka kita perlu berserah kepada Tuhan dan meyakini bahwa Tuhan sanggup melakukan segala sesuatu dan menantikan waktu Tuhan untuk memulihkan keadaan. [Pdt. Melani Ajub Egne]

REFLEKSI:
Pemulihan yang sempurna berasal dari Tuhan, bukan dari usaha kita sendiri, karena itu serahkan segalanya kepada Dia yang sanggup mengubahkan segalanya.

Ayat Pendukung: Ayb. 42:10-17; Mzm. 72; Luk. 8:16-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...
  • Akulah Domba-Nya, Itu Cukup Bagiku
    Mazmur 23
    TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1) Domba tidak khawatir akan jalan yang ditempuhnya karena ia percaya kepada sang...
  • Mukjizat Terbesar
    Yohanes 21:1-14
    Kata Yesus kepada mereka, “Marilah dan sarapanlah.” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya, “Siapakah Engkau?”...
  • Memilih Hikmat, Memilih Kehidupan
    Amsal 8:32 - 9:6
    “Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan kepadanya. Tetapi, siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang...