Pelayan Yang Rela Berkurban

Markus 10:35-45

Belum ada komentar 70 Views

Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang. (Mrk. 10:45)

Ada banyak orang mengatakan siap melayani tetapi tak banyak orang yang benar-benar melayani dengan menjalani hidup menghamba. Bahkan tak jarang dalam komunitas pelayanan, para pelayan bersaing untuk memperebutkan popularitas dan kedudukan penting. Mereka bangga bila mendapatkan kedudukan dan ketenaran hingga dilayani dan dihormati banyak orang.

Dalam teks Alkitab hari ini kita melihat bagaimana Yesus mengajarkan kepada para murid yang mendamba kedudukan penting di samping Yesus. Pada saat itu mereka sedang bersaing untuk berebut kedudukan, kekuasaan, ketenaran, dan kemuliaan. Yesus mengejutkan mereka dengan mengajarkan bahwa untuk menjadi yang terbesar dan terkemuka harus menjalani hidup sebagai hamba dan pelayan bagi semua. Bukanlah hal yang tepat untuk mengejar kedudukan dan kemuliaan. Bapa di surgalah yang berhak memberikannya kepada siapa yang dikenan-Nya. Itu bukanlah urusan para murid.

Tugas panggilan para murid adalah mengikuti teladan Yesus yang hidup menghamba. Dia rela berkurban dengan memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang. Kita semua, para murid dipanggil untuk menempuh jalan salib, jalan pengurbanan. Itulah jalan pelayanan yang sejati. Tak ada kemuliaan tanpa jalan salib. Marilah menjadi pelayan sejati yang rela berkurban dan bukan mengejar kedudukan atau ketenaran. [Pdt. Sri Agus Patnaningsih]

DOA:
Ya Tuhan, mampukanlah kami untuk menjadi pelayan sejati yang rela berkurban seperti Engkau. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 53:4-12; Mzm. 91:9-16; Ibr. 5:1-10; Mrk. 10:35-45
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Harapan Di Tengah Krisis
    Yohanes 1:1-9
    Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. (Yohanes 1:9) Krisis selalu memiliki dua sisi....
  • Konsekuensi Ketidaktaatan
    1 Samuel 15:22-31
    Tetapi, kata Samuel kepada Saul, “Aku tidak mau kembali bersamamu, sebab engkau telah menolak firman TUHAN, maka TUHAN pun...
  • Gada dan Tongkat Yang Meneguhkan
    Mazmur 23
    Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu itulah yang meneguhkan...
  • Memuliakan Allah
    Yohanes 7:14-31, 37-39
    Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia...
  • Selagi Masih Siang
    Kejadian 29:1-14
    Lalu kata Yakub, “Hari masih siang, belum waktunya untuk mengumpulkan ternak. Berilah minum kambing dombamu itu, kemudian pergilah mengembalakannya...