Hidup Sebagai Saksi Kristus

Lukas 24:44-53

Belum ada komentar 105 Views

Kamulah saksi-saksi dari semuanya ini. (Luk. 24:48)

Suatu ketika seorang penjual apel buta mengalami kebaikan Tuhan. Ia ditabrak oleh sekumpulan anak-anak yang sedang berlari kencang dan seluruh apel yang ia bawah jatuh berserakan ke mana-mana. Ia mengumpulkan apel-apel yang jatuh itu dengan susah payah, lalu ia merasakan ada sosok yang membantu ia mengumpulkan apel-apel yang berserakan itu. Ia bahkan menerima sejumlah uang di keranjang apelnya. Dalam kebingungannya, penjual apel itu mengatakan saya berjumpa dengan Yesus.

Lukas 24:48 menegaskan status murid-murid Tuhan sebagai saksi. Murid-murid itu adalah saksi Kristus yang harus mempersaksikan tentang pertobatan pengampunan dosa. Hidup murid-murid harusnya berisi tentang pertobatan dan bagaimana mereka sungguh-sungguh telah diampuni. Penjual apel buta merasakan kebaikan Tuhan melalui seorang yang telah hidup sebagai saksi Tuhan. Orang yang telah menolong si penjual apel telah melakukan kebaikan dan menghadirkan kasih Kristus, sekalipun si penjual apel tidak dapat melihatnya.

Kita telah diampuni harusnya kita hidup dalam pertobatan sebagai ungkapan syukur. Marilah kita menampilkan Tuhan dalam keseharian kita, sehingga tanpa perlu kita mengatakan saya anak Tuhan, orang sudah melihat Tuhan dalam hidup kita. Mari hidup sebagai saksi Kristus yang tanpa perlu mengatakan dengan lantang saya saksi Kristus, orang sudah melihat Kristus dalam hidup kita. [Pdt. Cordelia Gunawan]

REFLEKSI:
Mari hidup sebagai saksi Kristus, sehingga orang melihat Kristus dalam hidup kita.

Ayat Pendukung: Mzm. 93; Ef. 1:15-23, Kis. 1:1-11; Luk. 24:44-53
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kasih Karunia Yang Menobatkan
    Yehezkiel 33:10-16
    Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan...
  • Seruan dan Penyelamatan
    Mazmur 130
    Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang dapat bertahan? (Mazmur 130:3) Dahulu ada seorang pria yang dikenal...
  • BUKTI IMAN
    Matius 9:27-34
    Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29) Apakah iman membutuhkan bukti?...
  • Diam: Tanda Ketidakpedulian!
    Yesaya 42:14-21
    Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20) Diam itu emas? Broery Marantika...
  • ACTION: Bukti Keluasan Hati
    Mazmur 146
    TUHAN menjaga para pendatang, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik digagalkan-Nya. (Mazmur 146:9) Membaca kesaksian...