Bersorak-sorailah Dalam Iman

Mazmur 98

Belum ada komentar 109 Views

Bersorak-soraklah bagi Tuhan, hai seluruh bumi, bersukarialah, bersorak-sorai dan bermazmurlah! (Mzm. 98:4)

Saya ingat almarhum ibu saya suka menyanyi. Sejak ia bangun, dan mulai melakukan kegiatan ia suka memutar lagu-lagu dan ikut bersenandung. Jika kami bepergian dalam mobil, ia memutar lagu-lagu rohani oldies dan mulai bernyanyi. Saya terbiasa mendengarkan lagu-lagu yang ia nyanyikan. Suasana di rumah pun terbangun sejak pagi, saat ia bangun. Keceriaan dan sukacita dalam Tuhan terasa begitu saya membuka mata.

Pemazmur dalam Mazmur 98 mengajak kita menyanyikan nyanyian bagi Tuhan yang sudah melakukan banyak perbuatan- perbuatan ajaib dalam hidup kita. Sering kali dalam hidup, kita kurang menyadari bahwa hidup itu sendiri adalah keajaiban yang Tuhan masih berikan untuk kita. Saat kita bangun di pagi hari dan masih bernapas itu adalah keajaiban pertama di hari itu, dan harusnya kita dimampukan untuk dapat bersyukur.

Namun sering kali yang terjadi kita bangun tanpa sadar bahwa kita sekali lagi mengalami keajaiban Tuhan. Kita bukan menyanyikan nyanyian bahkan bersorak-sorai dalam Tuhan, kita malah sudah kalah sebelum perang, lemas sebelum beraktivitas atau bahkan ya biasa saja deh. Padahal kalau kita masih diberi napas kehidupan, berarti kita kembali menikmati keajaiban Tuhan, maka mulailah hari dengan bersorak dan bersukacita, nyatakan sukacita itu dalam tindakan. Tindakan Anda akan memengaruhi juga suasana hati orang lain. [Pdt. Cordelia Gunawan]

REFLEKSI:
Bernapas adalah keajaiban pertama di awal hari yang harus selalu kita syukuri.

Ayat Pendukung: Ul. 32:44-47; Mzm. 98; Mrk. 10:42-45
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kasih Karunia Yang Menobatkan
    Yehezkiel 33:10-16
    Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan...
  • Seruan dan Penyelamatan
    Mazmur 130
    Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang dapat bertahan? (Mazmur 130:3) Dahulu ada seorang pria yang dikenal...
  • BUKTI IMAN
    Matius 9:27-34
    Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29) Apakah iman membutuhkan bukti?...
  • Diam: Tanda Ketidakpedulian!
    Yesaya 42:14-21
    Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20) Diam itu emas? Broery Marantika...
  • ACTION: Bukti Keluasan Hati
    Mazmur 146
    TUHAN menjaga para pendatang, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik digagalkan-Nya. (Mazmur 146:9) Membaca kesaksian...