Kelegaan Sesudah Kesesakan

Mazmur 4

Belum ada komentar 140 Views

Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah, yang membenarkan aku. Di dalam kesesakan Engkau memberi kelegaan kepadaku. Kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku! (Mzm. 4:2)

Brian adalah seorang pendeta muda di sebuah gereja besar. la sudah melayani 14 tahun di gereja tersebut. Suatu kali, ia difitnah melakukan sebuah kesalahan oleh seorang penatua. Brian bergumul dengan tuduhan tersebut, sekaligus bingung bagaimana harus bersikap. Dalam kesesakannya, ia berdoa, memohon hikmat dan kekuatan dari Tuhan. la menyadari bahwa pergumulan adalah bagian integral dari panggilan pelayanannya.

Bacaan hari ini juga menggambarkan kesesakan yang dihadapi oleh pemazmur. Pemazmur meyakini bahwa dirinya benar, karena itu ia berseru kepada Allah yang membenarkan dirinya. Kehormatan sang pemazmur dinodai oleh orang-orang yang mencari kebohongan. Sebagai manusia biasa, ia ingin melampiaskan kemarahannya, namun ia diingatkan untuk tidak berbuat dosa. Selanjutnya, pemazmur juga memperkuat iman percayanya dengan mempersembahkan korban yang benar dan tetap percaya kepada-Nya. Mempercayakan diri kepada Allah, membuatnya bisa menikmati tidur malamnya dengan tenteram.

Dunia tempat kita tinggal, tidak selalu ramah kepada kita. Saat kita diperlakukan tidak adil, keinginan untuk melawan apalagi membalas biasanya muncul. Namun sebelum itu semua dilakukan, sudahkah kita sungguh-sungguh berdiam dalam hadirat Tuhan, membawa segala keluh kesah kita kepada-Nya? Brian dan pemazmur telah memberi teladan. Bahwa kelegaan akan diperoleh setelah kesesakan, ketika Tuhan dilibatkan. [Pdt. Natanael Setiadi]

DOA:
Ya Tuhan, jika kesesakan akan hadir dalam hidupku, mampukanlah aku menemukan kelegaan di dalam-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 4; Kis. 3:1-10; Luk. 22:24-30
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Pikiran Tuhan
    Roma 11:33-36
    Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? (Roma 11:34) Pengalaman yang panjang dan proses...
  • Hampir Sama Seperti Allah
    Mazmur 8
    Namun, Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah….(Mazmur 8:6a) Para pegiat lingkungan memperkirakan bahwa Indonesia kehilangan sekitar 10 juta...
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...
  • Berbakti Kepada Orangtua
    Kejadian 49:29-50:14
    Anak-anak Yakub melakukan baginya, seperti yang dipesankannya kepada mereka. (Kejadian 50:12) Salah satu bentuk penghormatan dan bakti seorang anak...