MENGHITUNG HARI

Mazmur 90

Belum ada komentar 571 Views

Mazmur 90 adalah sebuah doa yang menggambarkan kerapuhan manusia dan pentingnya menghitung hari dalam kehidupan kita. Dalam Mazmur ini, kita diingatkan bahwa kehidupan manusia begitu singkat dan penuh dengan keterbatasan. “Sebab kita telah layu karena murka-Mu, karena amarah-Mu kita sudah mabuk,” demikian bunyi Mazmur 90:7.

Ketika kita benar-benar menyadari kerapuhan dan keterbatasan kita, menghitung hari menjadi tindakan kebijaksanaan. Ini bukan hanya tentang mengukur usia kita, tetapi lebih tentang cara kita menjalani hidup. Saat kita mengingat bahwa kehidupan ini sementara dan berharga, kita akan lebih cenderung hidup dengan bijaksana. Mazmur 90:12 mengajarkan, “Ajarlah kami menghitung hari-hari kami, sehingga kami memperoleh hati yang bijaksana.”

Menghitung hari juga mengingatkan kita pada pentingnya kebijakan dan kerendahan hati. Kita perlu melepaskan kesombongan dan ambisi duniawi yang seringkali membutakan kita terhadap realitas kerapuhan kita. Mazmur 90:17 berbicara tentang “kebaikan Tuhan” yang harus menjadi bagian dari kehidupan kita, memastikan bahwa tindakan dan kata-kata kita mengalir dari kerendahan hati.

Ketika kita menghitung hari dengan bijak, kita akan lebih cenderung hidup dalam kerendahan hati, berbagi kasih, dan mengejar kebaikan. Mazmur 90 mengajarkan kita untuk merenungkan keterbatasan kita, mengingatkan kita pada kepentingan hidup dengan bijak, dan memusatkan hati pada Tuhan yang abadi. Dalam kerapuhan kita, kita menemukan kekuatan dan makna dalam Tuhan yang kekal.

ASC

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...