Tak Bercacat di Mata Allah

1 Tesalonika 3:6-13

Belum ada komentar 153 Views

Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudus-Nya. (1Tes. 3:13)

Hidup selalu diperhadapkan dengan berbagai pilihan. Salah satu pilihan itu ialah memilih untuk hidup tak bercacat dan kudus di hadapan Tuhan atau sebaliknya memilih untuk hidup bagi diri sendiri dan menolak kehadiran Tuhan dalam diri kita. Hidup tak bercacat dan kudus bukanlah hidup tanpa dosa, melainkan sebuah sikap yang terus bersedia melakukan proses pembaruan hidup agar tetap taat dan setia kepada Tuhan di dalam segala pergumulan yang dihadapi.

Jemaat di Tesalonika adalah jemaat yang sedang bergumul dalam menantikan kedatangan Yesus kembali. Di dalam penantian itu, mereka mengalami berbagai situasi yang sulit karena iman mereka. Karena hal itu, Paulus mengutus Timotius untuk memperteguh iman mereka. Kabar sukacita disampaikan Timotius. Jemaat Tesalonika walaupun di tengah kesulitan yang mengimpit mereka memilih untuk tetap teguh dan terus bertumbuh dalam iman kepada Yesus. Paulus berdoa agar jemaat Tesalonika terus dapat hidup tak bercacat dan kudus di hadapan Allah di dalam menantikan kedatangan Yesus. Inilah bukti nyata pilihan mereka untuk tetap teguh dan bertumbuh bersama Yesus.

Bagaimana dengan kita? Kita semua tentu mempunyai pergumulan hidupnya masing-masing. Tetapi kita mempunyai panggilan dan tanggung jawab untuk tetap berupaya hidup tak bercacat dan kudus di hadapan Tuhan sebagai bukti nyata kita menghidupi iman kita kepada Yesus. [Pdt. Jotje H. Karuh]

REFLEKSI:
Hidup tak bercacat dan kudus di hadapan Tuhan adalah proses setiap hari dalam hidup kita, bukan sekali jadi.

Ayat Pendukung: Mzm. 63; Yl. 1-14; 1Tes. 3:6-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ungkapan Syukur: Memberi Yang Terbaik
    Keluaran 23:14-19
    Yang terbaik dari buah sulung tanahmu haruslah kaubawa ke Rumah TUHAN, Allahmu….(Keluaran 23:19a ) Urusan memberi persembahan tentu bukan...
  • Hidup Dalam Taurat Tuhan
    Mazmur 19
    Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman. (Mazmur 19:8)...
  • Pikiran Jahat
    Matius 9:2-8
    Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata, “Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat dalam hatimu?” (Matius 9:4) Dalam kehidupan kita,...
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...