ALLAH MENGINGAT

Kejadian 7:11-8:5

Belum ada komentar 483 Views

Maka Allah mengingat Nuh dan segala binatang liar dan segala ternak, yang bersama-sama dengan dia dalam bahtera itu, dan Allah membuat angin menghembus melalui bumi, sehingga air itu turun. (Kej. 8:1)

Ada kalanya seorang ibu atau ayah dibuat marah oleh anaknya, terutama ketika sang anak tidak mematuhi mereka. Namun, semarah-marahnya orangtua, kasih sayangnya kepada anaknya selalu lebih besar dari amarah yang ada di hatinya. Itulah pula gambaran tentang Allah.

Setelah Allah marah kepada manusia karena ketidaktaatan mereka dan menghukum umat manusia dengan air bah, maka amarah Allah akhirnya surut juga. Dan seiring dengan surutnya amarah Allah, maka hukuman Allah pun perlahan sirna. Dalam kisah kita disebutkan bahwa kemarahan Allah surut karena “Allah mengingat” (8:1). Mengingat adalah sebuah tindakan aktif, bukan kondisi psikologis belaka seperti ketika kita ingat akan lauk yang menjadi menu makan siang kemarin. Lawan kata dari mengingat bukanlah “lupa” tapi “melupakan.”

Kalau kita mempunyai utang pada seseorang dan kemudian orang itu lupa bahwa kita berutang padanya, maka kita masih dihantui rasa khawatir, jangan-jangan suatu ketika kelak ia akan ingat tentang utang tersebut. Ini berbeda dari situasi di mana orang tersebut tidak lupa bahwa kita punya utang padanya, tapi ia sengaja tidak mengingat utang kita. la telah melupakannya. Itulah persis yang dilakukan Allah dalam kisah yang kita renungkan. Ketika la mengingat Nuh dan semua yang besertanya di dalam bahtera, maka itu berarti la secara aktif sengaja tidak mengingat, la melupakan kesalahan yang pernah dilakukan umat manusia. [Pdt. Paulus S. Widjaja]

DOA:
Terima kasih, ya Bapa, karena Engkau selalu mengingat kami, meskipun kami telah melakukan kesalahan kepada-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 18:2-20; Kej. 7:11-8:5; 2Ptr. 2:4-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...
  • YANG TERBESAR
    Matius 18:1-5
    Oleh sebab itu, siapa saja yang merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan...
  • Syukuri Masa Kini
    Bilangan 11:1-9
    Suatu ketika bangsa itu bersungut-sungut di hadapan TUHAN tentang kemalangan mereka. Mendengar itu menyalalah murka TUHAN. Lalu api TUHAN...