YANG TERBESAR

Matius 18:1-5

Belum ada komentar 1 View

Oleh sebab itu, siapa saja yang merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga. (Matius 18:4)

Dalam kehidupan sehari-hari, anak kecil sering kali tidak diperhitungkan. Anak kecil sering kali dianggap lemah, tidak penting, dan kurang berperan. Perkataan anak kecil pun sering kali diremehkan.

Namun, saat para murid mempertanyakan siapa yang terbesar di antara mereka, Yesus justru memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah- tengah mereka. Yesus meminta murid-murid-Nya menjadi seperti anak kecil yang kerap diremehkan, tetapi dipandang sebagai yang terbesar oleh Tuhan. Bagaimana mungkin jika kita ingin menjadi yang terbesar, kita harus menjadi seperti anak kecil? Anak kecil pada dasarnya polos. Anak kecil tidak memiliki agenda; yang tersisa hanyalah ketulusan. Jika kita ingin menjadi besar atau penting, mulailah dengan ketulusan, bukan dengan politik atau strategi supaya kita menjadi yang utama.

Menjadi yang utama bukanlah hak kita. Kita hanya perlu tulus, dan dalam ketulusan itu, Tuhan yang melayakkan kita. Kita tidak perlu berupaya atau berlomba menjadikan diri kita utama. Keutamaan itu tidak perlu kita cari. Di tengah dunia yang seolah menggiring kita untuk menjadi yang paling utama, yang paling hebat, dan nomor satu, kita diingatkan untuk menjadi orang yang tulus. Mungkin kita tidak dipandang atau diindahkan orang, tetapi jika kita memelihara ketulusan hati, Tuhan akan melayakkan kita. [Pdt. Cordelia Gunawan]

REFLEKSI:
Yang terbesar justru mereka yang tidak membesarkan atau mengutamakan dirinya.

Ayat Pendukung: Bil. 11:1-9; Mzm. 119:97-104; Rm. 16:17-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Syukuri Masa Kini
    Bilangan 11:1-9
    Suatu ketika bangsa itu bersungut-sungut di hadapan TUHAN tentang kemalangan mereka. Mendengar itu menyalalah murka TUHAN. Lalu api TUHAN...
  • Mencintai Taurat
    Mazmur 119:97-104
    Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari. (Mazmur 119:97) Di jalanan, banyak orang tidak peduli pada aturan atau tata...
  • Iri Hati
    Matius 20:1-16
    “Tidakkah aku boleh mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?” (Matius 20:15) Iri...
  • Muliakan Tuhan Dengan Kekayaan
    Matius 19:23-30
    “Sekaii lagi Aku berkata kepadamu: Lebih mudah seekor unta melewati lubang jarum daripada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan...
  • Berhenti Bersungut
    Keluaran 16:1-21
    Di padang gurun itu segenap umat Israel bersungut-sungut kepada Musa dan Harun. (Keluaran 16:2) Seorang ibu mengalami depresi akibat...