ALLAH MENGINGAT

Kejadian 7:11-8:5

Belum ada komentar 131 Views

Maka Allah mengingat Nuh dan segala binatang liar dan segala ternak, yang bersama-sama dengan dia dalam bahtera itu, dan Allah membuat angin menghembus melalui bumi, sehingga air itu turun. (Kej. 8:1)

Ada kalanya seorang ibu atau ayah dibuat marah oleh anaknya, terutama ketika sang anak tidak mematuhi mereka. Namun, semarah-marahnya orangtua, kasih sayangnya kepada anaknya selalu lebih besar dari amarah yang ada di hatinya. Itulah pula gambaran tentang Allah.

Setelah Allah marah kepada manusia karena ketidaktaatan mereka dan menghukum umat manusia dengan air bah, maka amarah Allah akhirnya surut juga. Dan seiring dengan surutnya amarah Allah, maka hukuman Allah pun perlahan sirna. Dalam kisah kita disebutkan bahwa kemarahan Allah surut karena “Allah mengingat” (8:1). Mengingat adalah sebuah tindakan aktif, bukan kondisi psikologis belaka seperti ketika kita ingat akan lauk yang menjadi menu makan siang kemarin. Lawan kata dari mengingat bukanlah “lupa” tapi “melupakan.”

Kalau kita mempunyai utang pada seseorang dan kemudian orang itu lupa bahwa kita berutang padanya, maka kita masih dihantui rasa khawatir, jangan-jangan suatu ketika kelak ia akan ingat tentang utang tersebut. Ini berbeda dari situasi di mana orang tersebut tidak lupa bahwa kita punya utang padanya, tapi ia sengaja tidak mengingat utang kita. la telah melupakannya. Itulah persis yang dilakukan Allah dalam kisah yang kita renungkan. Ketika la mengingat Nuh dan semua yang besertanya di dalam bahtera, maka itu berarti la secara aktif sengaja tidak mengingat, la melupakan kesalahan yang pernah dilakukan umat manusia. [Pdt. Paulus S. Widjaja]

DOA:
Terima kasih, ya Bapa, karena Engkau selalu mengingat kami, meskipun kami telah melakukan kesalahan kepada-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 18:2-20; Kej. 7:11-8:5; 2Ptr. 2:4-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...