MISTIKISME

1 Yohanes 4:1-6

Belum ada komentar 85 Views

… setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah….(1Yoh. 4:2)

Mistik kerap kali dipahami sebagai klenik, jauh dari kebenaran Alkitab, tidak rasional, dan karena itu harus ditinggalkan. Menurut KBBI, mistik berarti mengalami atau merasakan kehadiran Allah. Pdt. Daniel Listijabudi dalam bukunya Bergulat di Tepian memberi jelas bahwa sebagai pemahaman teologis, mistikisme setepatnya mempercakapkan pengalaman berjumpa Tuhan secara intim yang terjadi melalui keseharian hidup manusia. Alih-alih mengawang dan jauh, teologi mistik mengajak kita makin merasakan Tuhan dalam relasi yang akrab.

Pengenalan intim yang mewujud pada pengakuan bahwa Yesus adalah Allah sepenuhnya dan manusia seutuhnya, lahir dari pertolongan Roh Kudus. Pengakuan atas kesatuan hakikat Yesus ini tidak sekadar doktrin kaku, tetapi lahir dari alir hati yang mengalami Allah. Pengalaman mistik inilah yang ditekankan oleh Yohanes dalam suratnya. Hati yang mengakui kesatuan hakikat Yesus, justru hadir melalui pemaknaan atas keseharian. Mengalami hakikat Yesus tak harus melalui pengalaman spektakuler. Pukauannya justru terletak pada Roh Allah yang menggerakkan banyak orang untuk mendengarkan perkataan Allah yang hadir melalui setiap utusan-Nya.

Berbicara Roh Allah atau Roh Kudus, kerap dimaknai secara sempit hanya pada sesuatu yang mencengangkan, memukau rasa dan memikat mata. Mistikisme memberi cara pandang yang berbeda. Rutinitas, kebiasaan, dan hidup normal biasa, juga dipakai Allah untuk menjumpai kita. Merasakan kehadiran Allah melalui keseharian. [Pdt. Ayub Sektiyanto]

REFLEKSI:
Waktu perlu diluangkan untuk bertemu Tuhan. Maknai dan namai tiap pengalaman keseharian sebagai bagian mengalami Tuhan.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:161-168; 1Raj. 21:17-29; 1Yoh. 4:1-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...
  • Akulah Domba-Nya, Itu Cukup Bagiku
    Mazmur 23
    TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1) Domba tidak khawatir akan jalan yang ditempuhnya karena ia percaya kepada sang...
  • Mukjizat Terbesar
    Yohanes 21:1-14
    Kata Yesus kepada mereka, “Marilah dan sarapanlah.” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya, “Siapakah Engkau?”...
  • Memilih Hikmat, Memilih Kehidupan
    Amsal 8:32 - 9:6
    “Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan kepadanya. Tetapi, siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang...