Kasih Setia-Nya Untuk Selamanya

Mazmur 100

Belum ada komentar 966 Views

Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun temurun. (Mzm. 100:5)

Mazmur ini adalah nyanyian yang dinyanyikan ketika umat memasuki ruang ibadah di Bait Allah. Nyanyian ini tidak hanya mengajak umat bersukacita dan bersyukur kepada Allah, tetapi juga memberi dasar atas ibadah dan pengucapan syukur yang dilakukan oleh umat. Artinya, mazmur ini memberi alasan mengapa umat selayaknya beribadah dan bersyukur kepada Allah.

Umat selayaknya beribadah dan bersyukur kepada Allah karena: (1) Ialah Pencipta umat, (2) Ialah Gembala yang memelihara umat dengan setia, (3) kesetiaan-Nya selama- lamanya dirasakan oleh generasi demi generasi yang percaya kepada-Nya. Tidak ada ilah lain yang seperti Allah. Kepada Dia sajalah umat seharusnya beribadah dan mengucap syukur.

Sebagai Pencipta dan Gembala kita, Allah telah menyatakan kebaikan-kebaikan-Nya. Kesetiaan-Nya juga telah teruji dari generasi ke generasi, baik kepada para pendahulu kita, kepada kita, dan bahkan akan terus berlanjut kepada anak cucu kita. Karena itu, menanamkan iman, kasih dan takut kepada Allah dalam diri anak atau keturunan kita adalah hal yang sangat penting. Dengan demikian, keturunan dan generasi yang akan datang tahu bahwa dalam kehidupannya, Allah yang setia selalu hadir menemani mereka dan menolong dalam setiap pergumulan hidup mereka. Pengalaman menikmati kebaikan dan kesetiaan Allah tidak hanya menjadi pengalaman kita dan para pendahulu kita, tetapi juga dinikmati oleh anak cucu kita. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Terima kasih, ya Allah, atas segala kebaikan dan kesetiaan-Mu yang telah kami alami selama ini. Biarlah itu semua juga akan dialami oleh keturunan kami selama-lamanya. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 100; Kel. 4:18-23; Ibr. 3:1-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Takhta Allah Tak Goyah
    Mazmur 47
    Allah memerintah sebagai raja atas bangsa-bangsa, Allah bersemayam di atas takhta-Nya yang kudus. (Mazmur 47:9) Dalam era digital, kita...
  • SAMBUTLAH DIA!
    Matius 10:40-42
    Siapa saja yang menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan siapa yang menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku....
  • AMPUNILAH DIA!
    Lukas 17:1-4
    Jagalah dirimu! Jikalau saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia. (Lukas 17:3) Dalam kehidupan masyarakat...
  • Tak Tahu Harus Berbuat Apa
    2 Tawarikh 20:5-12
    “Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu.” (2 Tawarikh 20:12b) Seorang manajer muda...
  • Jangan Aku Tertidur Dan Mati
    Mazmur 13
    Pandanglah dan jawablah aku, ya TUHAN, Allahku! Buatlah mataku bercahaya, supaya jangan aku tertidur dan mati. (Mazmur 13:4) Jam...