Matamu Pelita

Matius 6:19-24

1 Komentar 90 Views

“Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu; jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu.” (Mat. 6:22-23)

Walaupun objek yang dilihat sama, tetapi orang yang melihat belum tentu berpandangan sama tentang objek tersebut. Misalnya, seorang ayah memberi makan anaknya yang balita. Mungkin ada yang berpendapat bahwa ia ayah yang “super” karena telaten mengurus anaknya yang masih kecil. Namun, mungkin juga ada yang melihat dengan rasa kasihan: istrinya sibuk sehingga tidak sempat mengurus anaknya. Objek yang dilihat sama, tetapi penilaian bisa berbeda.

Mata membuat kita bisa melihat. Bukan hanya mata jasmani, tetapi juga mata batin kita. Mata membuat kita dapat melihat dan memiliki pandangan tertentu. Karena itu, sangat penting untuk melatih mata agar dapat memandang sesuatu dengan tepat, khususnya mata batin. Jikalau mata batin kita negatif atau sinis terhadap segala sesuatu, akan suramlah hidup; kita menjadi sangat pesimistis dan penuh kekhawatiran. Sebaliknya, jika mata batin kita positif dan penuh harapan, kita akan bersemangat dan optimis menjalani hidup. Kita menjadi optimis karena melihat dengan mata iman.

Kita perlu menjaga mata batin kita agar dapat melihat segala sesuatu sebagaimana yang Tuhan kehendaki. Bagaimana caranya? Kita mengisi hati kita dengan firman Tuhan sehingga dapat melihat segalanya dengan mata iman. Dengan iman, kita akan melihat segala sesuatu bukan dengan kekhawatiran atau ketakutan, tetapi dengan pengharapan. [Pdt. Melani Ajub]

DOA:
Ya Tuhan, buatlah mataku dapat melihat karya kasih-Mu dalam kehidupanku dan sesamaku. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 50:1-8, 22-23; Yes. 1:2-9, 21-23; Mat. 6:19-24
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. Obert Simbolon

    Amin

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...