Bertekun Membangun Jembatan

Ibrani 12:3-13

Belum ada komentar 72 Views

Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah; dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan terpelecok, tetapi menjadi sembuh. (Ibr. 12:12-13)

Jembatan adalah analogi untuk komunikasi dan relasi yang mempersatukan manusia di tengah perbedaan. Perbedaan adalah fakta yang tidak bisa kita nafikan. Betapa indahnya hidup ini, bila perbedaan kita rayakan sebagai hadiah terindah dari Tuhan. Kehidupan pasti akan menjadi rukun dan damai.

Karena itu, dibutuhkan ketekunan untuk membangun jembatan. Teks yang kita baca saat ini, berbicara mengenai ketekunan dalam membangun iman. Mengapa dibutuhkan ketekunan? Sebab, ada persoalan dan tantangan. Maka, tangan dan lutut harus dikuatkan. Jalan juga harus diluruskan supaya tidak terpelecok. Membangun jembatan kebersamaan sebagai bagian dari kehidupan beriman juga membutuhkan ketekunan. Sebab, ada persoalan seperti fanatisme, kemiskinan, dan ketidakadilan yang merintangi. Semangat harus terus diperbesar, tangan yang terbuka untuk merangkul sesama yang berbeda harus diperkuat. Pemahaman kebersamaan pun harus terus diperdalam, sehingga jalan yang ditapaki bersama menjadi jalan lurus.

Gereja dan orang percaya di Indonesia harus terus bertekun membangun jembatan persaudaraan, justru karena ada banyak sekali tantangan. Meskipun kita dicurigai saat berbuat baik, kita harus terus berbuat baik. Sebab, jalan kebaikan itu diteladankan Yesus bagi kita. Dialog dan kerjasama mesti terus kita bangun sebagai jembatan, sebab melalui itu syak wasangka dikikis dan kepercayaan satu sama lain dipertebal. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Tidak mudah hidup bersesama, tetapi itulah pilihan yang paling logis. Bertekun di jalan persaudaraan, niscaya hidup akan lebih manis.

Ayat Pendukung: Mzm. 73:1-20; Ams. 11:1-31; Ibr. 12:3-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...