Bertekun Membangun Jembatan

Ibrani 12:3-13

Belum ada komentar 28 Views

Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah; dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan terpelecok, tetapi menjadi sembuh. (Ibr. 12:12-13)

Jembatan adalah analogi untuk komunikasi dan relasi yang mempersatukan manusia di tengah perbedaan. Perbedaan adalah fakta yang tidak bisa kita nafikan. Betapa indahnya hidup ini, bila perbedaan kita rayakan sebagai hadiah terindah dari Tuhan. Kehidupan pasti akan menjadi rukun dan damai.

Karena itu, dibutuhkan ketekunan untuk membangun jembatan. Teks yang kita baca saat ini, berbicara mengenai ketekunan dalam membangun iman. Mengapa dibutuhkan ketekunan? Sebab, ada persoalan dan tantangan. Maka, tangan dan lutut harus dikuatkan. Jalan juga harus diluruskan supaya tidak terpelecok. Membangun jembatan kebersamaan sebagai bagian dari kehidupan beriman juga membutuhkan ketekunan. Sebab, ada persoalan seperti fanatisme, kemiskinan, dan ketidakadilan yang merintangi. Semangat harus terus diperbesar, tangan yang terbuka untuk merangkul sesama yang berbeda harus diperkuat. Pemahaman kebersamaan pun harus terus diperdalam, sehingga jalan yang ditapaki bersama menjadi jalan lurus.

Gereja dan orang percaya di Indonesia harus terus bertekun membangun jembatan persaudaraan, justru karena ada banyak sekali tantangan. Meskipun kita dicurigai saat berbuat baik, kita harus terus berbuat baik. Sebab, jalan kebaikan itu diteladankan Yesus bagi kita. Dialog dan kerjasama mesti terus kita bangun sebagai jembatan, sebab melalui itu syak wasangka dikikis dan kepercayaan satu sama lain dipertebal. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Tidak mudah hidup bersesama, tetapi itulah pilihan yang paling logis. Bertekun di jalan persaudaraan, niscaya hidup akan lebih manis.

Ayat Pendukung: Mzm. 73:1-20; Ams. 11:1-31; Ibr. 12:3-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kantong Yang Baru
    Lukas 5:33-39
    “Tetapi anggur yang baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula.” (Luk. 5:38) Isi yang berkualitas sangat penting. Namun,...
  • Kaya, Tetapi Terpecah
    1 Korintus 1:3-17
    Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku...
  • Saling Mendahului Memberi Hormat
    Roma 12:9-21
    Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan...
  • Kekurangan Menjadi Kelimpahan
    Yohanes 2:1-11
    Lalu kata Yesus kepada mereka: “Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta.” Lalu mereka pun membawanya. (Yoh. 2:8) Air...
  • Kerajaan Allah Sudah Datang
    Lukas 11:14-23
    “Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.” (Luk. 11:20) Mukjizat dan...