Buah Firman Tuhan

Mazmur 119:97-104

Belum ada komentar 93 Views

Perintah-Mu membuat aku lebih bijaksana …. (Mzm. 119:98)

Seorang ibu sangat gembira melihat pohon sirsaknya berbuah lebat. Ia sudah merawat sirsaknya secara serius sampai pohon sirsak itu berbuah lebat. Betapa bahagianya si ibu, karena dapat menikmati buah sirsak dari pohon yang ia tanam sendiri. Nyanyian sukacita keluar dari mulutnya secara spontan.

Penulis Mazmur 119 menyatakan rasa bahagianya karena firman TUHAN yang ia cintai berbuah lebat. Cinta pada Taurat begitu hebat, “Aku merenungkannya sepanjang hari,” (ay. 97). Puji-pujian tentang firman TUHAN dikumandangkannya. “Segala perintah-Mu dapat dipercaya (ay. 86) … Untuk selama- lamanya, ya TUHAN, firman-Mu tetap teguh di sorga (ay. 89)
… Untuk selama-lamanya aku tidak melupakan titah-titah- Mu, sebab dengan itu Engkau menghidupkan aku (ay. 93).” Pemazmur merasakan dan menikmati buah firman Allah, yaitu kebijaksanaan dalam hidupnya. “Perintah-Mu membuat aku lebih bijaksana (ay. 98) … Aku beroleh pengertian dari titah- titah-Mu (ay. 104).” Akal dan hatinya menjadi lebih luas saat mencintai firman Allah. Perilaku hidup pun menjadi lebih mulia. Ia menegaskan, “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku” (ay. 105).

Mencintai firman Allah ditunjukkan oleh keseriusan kita menjadikan firman Allah sebagai bagian hidup kita. Selama kita hidup, kita terus belajar firman TUHAN dan melakukannya. Maka, buah firman TUHAN sungguh akan kita nikmati bersama orang lain di sekitar kita. [Pdt. Hendri M. Sendjaja]

DOA:
Ya Allah, terima kasih atas firman-Mu yang membuat hidupku
bijaksana dan berbuah berkat bagiku dan dunia. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:97-104; Yes. 33:10-16; Yoh. 15:16-25
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...