Yang Bodoh Dipilih Allah Untuk Memalukan Yang Berhikmat

1 Korintus 1:18-31

Belum ada komentar 234 Views

Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang, dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah …. (1Kor. 1:27-28)

Salvador Dali, pelukis surealis asal Spanyol, pernah melukis Yesus yang sedang tergantung pada salib Golgota. Tidak seperti lukisan salib yang lain umumnya, Dali melukis Yesus yang tersalib tampak dari atas, seperti kita melihat ke bawah dari sebuah gedung yang tinggi. Lukisan itu memberi perspektif yang sangat berbeda. Dali ingin menunjukkan cara melihat salib yang lain. Orang biasanya melihat lukisan salib dari depan secara horizontal. Namun Salvador Dali, sang pelukis surealis itu, melihatnya secara vertikal, dari atas ke bawah, seolah-olah Allah sendiri dari Surga melihat Yesus yang tergantung di atas salib, di bumi.

Lukisan Dali membuktikan bahwa salib Yesus dapat dilihat dari sudut pandang yang berbeda. Bagi dunia, salib berarti kebodohan, kelemahan dan kekalahan. Tetapi bagi Allah, salib berarti hikmat, kekuatan dan kemenangan.

Ini yang dimaksudkan oleh Paulus dalam surat Korintus tentang salib Yesus. Paulus membenarkan bahwa salib itu kebodohan, batu sandungan, dan kekalahan, tetapi menurut pandangan dunia. Dunia ialah mereka yang tidak mengenal dan percaya akan Allah. Paulus menegaskan bahwa apa yang bodoh menurut ukuran dunia, telah dipilih Allah untuk memalukan orang yang berhikmat. Yang lemah menurut dunia, dipilih Allah untuk memalukan yang kuat. Yang tidak terpandang dan hina bagi dunia, dipilih Allah untuk meniadakan yang berarti. [Pdt. (Em.) Ferdinand Suleeman]

REFLEKSI:
Pendapat kita tentang salib tergantung di mana kita berdiri dan melihatnya.

Ayat Pendukung: Yes. 49:1-7; Mzm 71:1-14; 1Kor. 1:18-31; Yoh. 12:20-36
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • KESETIAAN
    Rut 2:1-16
    Kiranya TUHAN membalas perbuatanmu. Kiranya upahmu sepenuhnya dikaruniakan oleh TUHAN, Allah Israel, yang di bawah sayap-Nya engkau datang berlindung....
  • Hakikat dan Fungsi Kita
    Matius 5:13-20
    Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang...
  • Percaya Kepada Pemeliharaan Allah
    Mazmur 37:1-17
    Serahkanlah jalanmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, maka Ia akan bertindak; Ia akan menerbitkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu...
  • Menghadirkan Tanda-Tanda Kerajaan Allah
    Matius 5:1-12
    Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di surga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu. (Matius 5:12)...
  • IDENTITASKU
    Yohanes 13:31-35
    “Dengan demikian semua orang akan tahu bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, jikalau kamu saling mengasihi.” (Yohanes 13:35) “Dress code-nya apa?”...