Yang Bodoh Dipilih Allah Untuk Memalukan Yang Berhikmat

1 Korintus 1:18-31

Belum ada komentar 62 Views

Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang, dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah …. (1Kor. 1:27-28)

Salvador Dali, pelukis surealis asal Spanyol, pernah melukis Yesus yang sedang tergantung pada salib Golgota. Tidak seperti lukisan salib yang lain umumnya, Dali melukis Yesus yang tersalib tampak dari atas, seperti kita melihat ke bawah dari sebuah gedung yang tinggi. Lukisan itu memberi perspektif yang sangat berbeda. Dali ingin menunjukkan cara melihat salib yang lain. Orang biasanya melihat lukisan salib dari depan secara horizontal. Namun Salvador Dali, sang pelukis surealis itu, melihatnya secara vertikal, dari atas ke bawah, seolah-olah Allah sendiri dari Surga melihat Yesus yang tergantung di atas salib, di bumi.

Lukisan Dali membuktikan bahwa salib Yesus dapat dilihat dari sudut pandang yang berbeda. Bagi dunia, salib berarti kebodohan, kelemahan dan kekalahan. Tetapi bagi Allah, salib berarti hikmat, kekuatan dan kemenangan.

Ini yang dimaksudkan oleh Paulus dalam surat Korintus tentang salib Yesus. Paulus membenarkan bahwa salib itu kebodohan, batu sandungan, dan kekalahan, tetapi menurut pandangan dunia. Dunia ialah mereka yang tidak mengenal dan percaya akan Allah. Paulus menegaskan bahwa apa yang bodoh menurut ukuran dunia, telah dipilih Allah untuk memalukan orang yang berhikmat. Yang lemah menurut dunia, dipilih Allah untuk memalukan yang kuat. Yang tidak terpandang dan hina bagi dunia, dipilih Allah untuk meniadakan yang berarti. [Pdt. (Em.) Ferdinand Suleeman]

REFLEKSI:
Pendapat kita tentang salib tergantung di mana kita berdiri dan melihatnya.

Ayat Pendukung: Yes. 49:1-7; Mzm 71:1-14; 1Kor. 1:18-31; Yoh. 12:20-36
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...
  • Manfaat Hikmat
    Ayub 28:12-29:10
    “… tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi.” (Ayb....
  • Menyadari Kehadiran Allah
    Mazmur 39
    Dengarkanlah doaku, ya TUHAN, dan berilah telinga kepada teriakku minta tolong, janganlah berdiam diri melihat air mataku! (Mzm. 39:13)...