Hikmat Yang Dari Atas

Yakobus 3:13-18

1 Komentar 1636 Views

Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik. (Yak. 3:17)

Mahatma Gandhi pernah mengatakan, “Jika seandainya orang-orang Kristen melakukan apa yang diperintahkan Yesus, maka sudah sejak lama aku memilih menjadi Kristen.” Gandhi kecewa karena banyak orang Kristen yang sikap dan perilakunya tidak sesuai dengan Kristus. Kita memang bisa mengatakan bahwa yang penting adalah mengarahkan pandangan pada Yesus, bukan pada pengikut-Nya. Tetapi, orang-orang pasti sulit memandang Yesus, jika sikap dan perilaku kita, murid-murid Kristus, menghalang-halangi pandangan mereka.

Firman Tuhan memperingatkan supaya kita waspada akan hikmat yang datangnya “dari dunia, dari nafsu manusia, dari setan-setan” (bdk. 1Kor. 3:3). Hikmat semacam ini selalu dipenuhi oleh rasa ”iri hati,” sikap ”mementingkan diri sendiri,” dan “memegahkan diri,” serta “dusta” (lih. Yak. 4:2, 16).

Berbeda dari semua itu, ”hikmat yang datang dari atas” membuat kita menjadi “murni,” dalam arti ada kemurnian moral di dalam diri kita. Menjadikan kita “pendamai,” bukan orang yang merasa senang jika bisa merendahkan, mengutuk, menyakiti orang lain (bdk. Ams. 11:30; 13:17). “Peramah,” orang yang mau melampaui hukum tertulis demi untuk mengasihi orang lain. “Penurut,” bersedia mendengarkan orang lain dan tidak keras kepala. “Penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik,” bukan orang yang senang menghakimi. “Tidak memihak,” bukan orang yang penuh prasangka dan pilih kasih. “Tidak munafik,” melainkan tulus. [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja]

REFLEKSI:
Hikmat dari bawah membawa kita menjadi budak nafsu. Sebaliknya, hikmat dari atas membuat kita menjadi manusia yang lebih baik.

Ayat Pendukung: Mzm. 148; Ams. 1:1-7; Yak. 3:13-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. Poedjosekti

    Memang benar apa yg Mahatma Gandhi katakan, kesaksian umat kristiani sering menjadi batu sandungan

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Suara Tuhan Di Tengah Badai
    Mazmur 29
    Suara TUHAN penuh kekuatan, suara TUHAN penuh semarak. (Mazmur 29:4) Bayangkanlah sebuah kapal kecil di tengah laut lepas. Awan...
  • Meneguhkan Orang Yang Ragu
    Matius 28:16-20
    Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. Yesus mendekati mereka dan berkata..(Matius 28:17-18a) Merasa ragu adalah hal...
  • Tindakan Yang Lahir Dari Kasih
    Yohanes 14:15-17
    Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku (Yohanes 14:15) Celia, seorang ibu dengan dua anak remaja, jatuh sakit....
  • Ketika Tuhan Bertanya
    Ayub 38:12-21
    Engkaukah yang turun sampai ke sumber laut, atau berjalan-jalan di dasar samudra dalam? (Ayub 38:16) Saat mengalami pergumulan, mungkin...
  • Kita Bukan Penonton
    Mazmur 8
    Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya. (Mazmur 8:7) Selama puluhan tahun, wilayah...