Hikmat Yang Dari Atas

Yakobus 3:13-18

1 Komentar 1748 Views

Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik. (Yak. 3:17)

Mahatma Gandhi pernah mengatakan, “Jika seandainya orang-orang Kristen melakukan apa yang diperintahkan Yesus, maka sudah sejak lama aku memilih menjadi Kristen.” Gandhi kecewa karena banyak orang Kristen yang sikap dan perilakunya tidak sesuai dengan Kristus. Kita memang bisa mengatakan bahwa yang penting adalah mengarahkan pandangan pada Yesus, bukan pada pengikut-Nya. Tetapi, orang-orang pasti sulit memandang Yesus, jika sikap dan perilaku kita, murid-murid Kristus, menghalang-halangi pandangan mereka.

Firman Tuhan memperingatkan supaya kita waspada akan hikmat yang datangnya “dari dunia, dari nafsu manusia, dari setan-setan” (bdk. 1Kor. 3:3). Hikmat semacam ini selalu dipenuhi oleh rasa ”iri hati,” sikap ”mementingkan diri sendiri,” dan “memegahkan diri,” serta “dusta” (lih. Yak. 4:2, 16).

Berbeda dari semua itu, ”hikmat yang datang dari atas” membuat kita menjadi “murni,” dalam arti ada kemurnian moral di dalam diri kita. Menjadikan kita “pendamai,” bukan orang yang merasa senang jika bisa merendahkan, mengutuk, menyakiti orang lain (bdk. Ams. 11:30; 13:17). “Peramah,” orang yang mau melampaui hukum tertulis demi untuk mengasihi orang lain. “Penurut,” bersedia mendengarkan orang lain dan tidak keras kepala. “Penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik,” bukan orang yang senang menghakimi. “Tidak memihak,” bukan orang yang penuh prasangka dan pilih kasih. “Tidak munafik,” melainkan tulus. [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja]

REFLEKSI:
Hikmat dari bawah membawa kita menjadi budak nafsu. Sebaliknya, hikmat dari atas membuat kita menjadi manusia yang lebih baik.

Ayat Pendukung: Mzm. 148; Ams. 1:1-7; Yak. 3:13-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. Poedjosekti

    Memang benar apa yg Mahatma Gandhi katakan, kesaksian umat kristiani sering menjadi batu sandungan

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...
  • YANG TERBESAR
    Matius 18:1-5
    Oleh sebab itu, siapa saja yang merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan...