Jalan Bahagia

Amsal 3:13-18

Belum ada komentar 200 Views

Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata. (Ams. 3:17)

Suatu kali, seorang berkata bahwa ia hendak mencari pasangan hidup yang kaya raya supaya hidupnya bahagia. Perkataannya itu berangkat dari apa yang dipahami orang secara umum, yakni banyak uang akan membawa kebahagiaan. Tidak aneh kemudian, jika ada banyak orang mencari kekayaan semaksimal mungkin di dunia ini. Tetapi, apakah pemahaman ini sehat?

Kitab Amsal adalah kitab hikmat. Kalimat-kalimatnya berisi berbagai petuah untuk hidup takut akan Tuhan. Hikmat adalah kunci untuk hidup bahagia dan sejahtera (Ams. 3:17). Orang yang kaya sekalipun, jika tak berhikmat maka kekayaannya habis tanpa arti. Sedangkan, orang yang berhikmat akan memperoleh keuntungan yang melebihi perak, emas, permata atau apa pun juga di dunia ini. Hikmatnya akan membuat dia dapat menata hidup dengan baik sehingga panjang umur. Kekayaan dan kehormatan pun akan mengiringi. Hikmat itu bagaikan pohon kehidupan bagi orang yang memegangnya (bdk. Kej. 2:9). Harta dunia dapat habis, tetapi hikmat akan tetap membawa kehidupan yang baik bagi yang memilikinya.

Tuhan memercayakan harta kekayaan untuk kita syukuri. Tetapi, ingatlah juga bahwa Tuhan bersedia memberikan kekayaan hikmat. Dengan berhikmat, kita dapat mempertimbangkan mana yang baik dan benar, apa yang menjadi kehendak Tuhan dan hidup dengan hati yang penuh damai sejahtera. Berdoalah terutama agar Tuhan memberikan hikmat kepada kita. [Pdt. Novita Sutanto]

REFLEKSI:
Hidup berhikmat membawa kebahagiaan dan kesejahteraan.

Ayat Pendukung: Mzm. 102:1-17; Ams. 3:13-18; Yoh. 8:31-38
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kasih Karunia Yang Menobatkan
    Yehezkiel 33:10-16
    Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan...
  • Seruan dan Penyelamatan
    Mazmur 130
    Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang dapat bertahan? (Mazmur 130:3) Dahulu ada seorang pria yang dikenal...
  • BUKTI IMAN
    Matius 9:27-34
    Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29) Apakah iman membutuhkan bukti?...
  • Diam: Tanda Ketidakpedulian!
    Yesaya 42:14-21
    Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20) Diam itu emas? Broery Marantika...
  • ACTION: Bukti Keluasan Hati
    Mazmur 146
    TUHAN menjaga para pendatang, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik digagalkan-Nya. (Mazmur 146:9) Membaca kesaksian...