keselamatan

Keselamatan Universal atau Partikular ?

I Timotius 2: 1-7

Belum ada komentar 187 Views

Keselamatan bagi semua orang terjadi ketika manusia Kristus Yesus menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia (ay.6). Rasul Paulus sebagai orang yang telah diselamatkan mempunyai kewajiban untuk memberitakan hal in kepada semua orang. Demikian juga, kepada orang orang yang telah menerima keselamatan, mereka mempunyai kewajiban juga untuk memberitakan hal itu kepada orang lain dengan tujuan akhir agar semua orang memperoleh keselamatan.

Hampir semua manusia rindu hidup tenang dan tenteram, konteks sosial yang relatif tenang akan memberikan kesempatan kepada orang-orang yang sudah ditebus menunjukkan kasih dan kesalehan hidup mereka. Namun dalam kenyataannya, jemaat lebih cenderung berharap pada kemurahan Allah untuk memperoleh berkat-berkat yang memberikan kenyaman untuk hidup di dunia ini ketimbang memfokuskan diri pada pengorbanan Kristus yang telah menyelamatkan hidupnya.

Melalui nasihatnya agar menaikkan doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, rasul Paulus mempertegas bahwa tugas pemberitaan ialah memberikan pelayanan pendamaian. Ke mana pun kita pergi, kita melihat perpecahan: dalam keluarga, dalam komunitas, dalam kota, dalam Negara, dan antar Negara. Perpecahan ini adalah tanda yang amat menyedihkan dari keadaan umat manusia yang jauh dari Allah. Kebenaran bahwa semua orang adalah warga satu keluarga Allah, amat jarang dapat dilihat dan dirasakan. Tugas pemberitaan kita ialah menyatakan kebenaran itu dalam kehidupan kita sehari-hari.

Mengapa itu menjadi tugas pemberitaan kita ? Karena Allah mengutus Yesus untuk mendamaikan kita dengan Allah dan mengutus kita untuk menjadi pelayan pendamaian. Sebagai umat yang sudah didamaikan dengan Allah oleh Yesus, kepada kita juga dipercayakan pelayanan pendamaian itu.

(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...