keselamatan

Keselamatan Universal atau Partikular ?

I Timotius 2: 1-7

Belum ada komentar 128 Views

Keselamatan bagi semua orang terjadi ketika manusia Kristus Yesus menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia (ay.6). Rasul Paulus sebagai orang yang telah diselamatkan mempunyai kewajiban untuk memberitakan hal in kepada semua orang. Demikian juga, kepada orang orang yang telah menerima keselamatan, mereka mempunyai kewajiban juga untuk memberitakan hal itu kepada orang lain dengan tujuan akhir agar semua orang memperoleh keselamatan.

Hampir semua manusia rindu hidup tenang dan tenteram, konteks sosial yang relatif tenang akan memberikan kesempatan kepada orang-orang yang sudah ditebus menunjukkan kasih dan kesalehan hidup mereka. Namun dalam kenyataannya, jemaat lebih cenderung berharap pada kemurahan Allah untuk memperoleh berkat-berkat yang memberikan kenyaman untuk hidup di dunia ini ketimbang memfokuskan diri pada pengorbanan Kristus yang telah menyelamatkan hidupnya.

Melalui nasihatnya agar menaikkan doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, rasul Paulus mempertegas bahwa tugas pemberitaan ialah memberikan pelayanan pendamaian. Ke mana pun kita pergi, kita melihat perpecahan: dalam keluarga, dalam komunitas, dalam kota, dalam Negara, dan antar Negara. Perpecahan ini adalah tanda yang amat menyedihkan dari keadaan umat manusia yang jauh dari Allah. Kebenaran bahwa semua orang adalah warga satu keluarga Allah, amat jarang dapat dilihat dan dirasakan. Tugas pemberitaan kita ialah menyatakan kebenaran itu dalam kehidupan kita sehari-hari.

Mengapa itu menjadi tugas pemberitaan kita ? Karena Allah mengutus Yesus untuk mendamaikan kita dengan Allah dan mengutus kita untuk menjadi pelayan pendamaian. Sebagai umat yang sudah didamaikan dengan Allah oleh Yesus, kepada kita juga dipercayakan pelayanan pendamaian itu.

(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Ini Aku, Jangan Takut
    Semua orang memiliki rasa takut. Rasa takut bisa disebabkan oleh berbagai penyebab dan faktor. Wajarkah manusia merasa takut? Tentu...
  • Menjadi Gembala, Membangun Relasi Dengan Sesama
    Yeremia 23:1-6; Mazmur23; Efesus 2:11-22; Markus 6:30-34, 53-56
    Sang Gembala Agung itu Allah, la membimbing kita dengan begitu baik adanya. Allah juga melibatkan kita untuk menjadi gembala-gembala...
  • Harga Dari Sebuah Kebenaran
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:9-14; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Apakah mengatakan hal yang benar itu mudah? Sangat tidak mudah? Apa yang membuatnya menjadi begitu sulit untuk diwujudkan? Resikonya!...
  • Allah Yang Hadir Dalam Kelemahan Dan Keterbatasan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur 123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Membicarakan kelemahan bukanlah hal mudah bagi kita karena kita terbiasa menyim- pan atau menutupi kelemahan dengan berbagai cara dan...
  • Iman Menembus Batas Ketakutan
    Markus 5:21-43
    Perikop ini berisi dua kisah yang dijalin bersamaan. Kisah pertama tentang Yairus, seorang kepala rumah ibadat, yang meminta Yesus...