sahabat

Bukan Lagi Hamba Melainkan Sahabat

Yohanes 15:15

Belum ada komentar 357 Views

Kita sudah terlanjur memakai kata “pelayan,” “pelayanan,” melayani,” dan sejenis secara berlebihan. Seolah-olah semua kata tersebut menunjuk pada satu-satunya model relasi yang ideal di dalam Gereja. Padahal, Yesus sendiri berkata, “Aku tidak menyebut kamu lagi hamba … tetapi Aku menyebut kamu sahabat.” Jelaslah bahwa di dalam ujaran Yesus ini, model “persahabatan” dipandang lebih unggul daripada model “penghambaan.” Alasannya sederhana. Yesus mengajarkan model hidup penghambaan atau pelayanan hanya untuk melawan model penuanan atau kekuasaan-tuan yang lazim dijumpai di dalam kebudayaan dunia (Mrk. 10:42-44). “Pelayanan” adalah budaya tandingan (counter-culture) untuk melawan penuanan. Yesus membalik piramida kekuasaan yang meruncing ke atas itu menjadi piramida pelayanan yang meruncing ke bawah. Pemimpin harus menjadi pelayan.

Namun, budaya ideal yang Yesus impikan adalah persahabatan. Model inilah yang sungguh harus kita usahakan dan perjuangkan di dalam komunitas gerejawi. Para pelayan itu menampilkan pelayanan sebagai kritik pada dunia, namun mereka pada dasarnya adalah para sahabat yang setara. Sebab, Kristus sendiri bukan saja telah menjadi Hamba namun juga Sahabat bagi mereka. Kristus telah menyahabati mereka.

Dan hari ini, Kristus menyapa kita secara pribadi dengan sapaan yang sama dua ribu tahun silam, “Aku tidak menyebut kamu lagi hamba … tetapi Aku menyebut kamu sahabat.”

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...