sahabat

Bukan Lagi Hamba Melainkan Sahabat

Yohanes 15:15

Belum ada komentar 237 Views

Kita sudah terlanjur memakai kata “pelayan,” “pelayanan,” melayani,” dan sejenis secara berlebihan. Seolah-olah semua kata tersebut menunjuk pada satu-satunya model relasi yang ideal di dalam Gereja. Padahal, Yesus sendiri berkata, “Aku tidak menyebut kamu lagi hamba … tetapi Aku menyebut kamu sahabat.” Jelaslah bahwa di dalam ujaran Yesus ini, model “persahabatan” dipandang lebih unggul daripada model “penghambaan.” Alasannya sederhana. Yesus mengajarkan model hidup penghambaan atau pelayanan hanya untuk melawan model penuanan atau kekuasaan-tuan yang lazim dijumpai di dalam kebudayaan dunia (Mrk. 10:42-44). “Pelayanan” adalah budaya tandingan (counter-culture) untuk melawan penuanan. Yesus membalik piramida kekuasaan yang meruncing ke atas itu menjadi piramida pelayanan yang meruncing ke bawah. Pemimpin harus menjadi pelayan.

Namun, budaya ideal yang Yesus impikan adalah persahabatan. Model inilah yang sungguh harus kita usahakan dan perjuangkan di dalam komunitas gerejawi. Para pelayan itu menampilkan pelayanan sebagai kritik pada dunia, namun mereka pada dasarnya adalah para sahabat yang setara. Sebab, Kristus sendiri bukan saja telah menjadi Hamba namun juga Sahabat bagi mereka. Kristus telah menyahabati mereka.

Dan hari ini, Kristus menyapa kita secara pribadi dengan sapaan yang sama dua ribu tahun silam, “Aku tidak menyebut kamu lagi hamba … tetapi Aku menyebut kamu sahabat.”

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Tidak Mengerti Namun Segan Menanyakannya
    Markus 9:30-37
    Bertanya adalah bagian dari proses belajar. Dengan bertanya kita membuka ruang untuk berdialog, membagi dan mendapat pengertian yang baru....
  • Memilih Menyuarakan Kebenaran
    Markus 8:27-38
    Siapa sih di dunia ini yang ingin mendengarkan kebohongan atau mendengarkan sesuatu yang tidak sebenarnya? Rasanya setiap kita ingin...
  • Iman Yang Membebaskan
    Markus 7: 24-37
    Kebebasan adalah hal yang mendasar dalam kehidupan manusia dan seharusnya mencirikan martabat manusia yang bertanggung jawab dalam menentukan dirinya...
  • Hidup Dalam Dia, Cukuplah
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mzmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8,14-15,21-23
    Mengenal firman dan menghidupi firman menjadi cara kita hidup di dalam Dia. Hidup di dalam Dia bukan hanya ditandai...
  • Pemeliharaan Allah, Cukuplah
    Yosua 24:1-2,14-18; Mazmur 34:16-23; Efesus 6:10-20; Yohanes 6:56-69
    Berjalan bersama, mengalami bersama adalah cara kita membuktikan kasih penyertaan Tuhan dalam hidup. Peristiwa demi peristiwa baik di saat...