sahabat

Bukan Lagi Hamba Melainkan Sahabat

Yohanes 15:15

Belum ada komentar 228 Views

Kita sudah terlanjur memakai kata “pelayan,” “pelayanan,” melayani,” dan sejenis secara berlebihan. Seolah-olah semua kata tersebut menunjuk pada satu-satunya model relasi yang ideal di dalam Gereja. Padahal, Yesus sendiri berkata, “Aku tidak menyebut kamu lagi hamba … tetapi Aku menyebut kamu sahabat.” Jelaslah bahwa di dalam ujaran Yesus ini, model “persahabatan” dipandang lebih unggul daripada model “penghambaan.” Alasannya sederhana. Yesus mengajarkan model hidup penghambaan atau pelayanan hanya untuk melawan model penuanan atau kekuasaan-tuan yang lazim dijumpai di dalam kebudayaan dunia (Mrk. 10:42-44). “Pelayanan” adalah budaya tandingan (counter-culture) untuk melawan penuanan. Yesus membalik piramida kekuasaan yang meruncing ke atas itu menjadi piramida pelayanan yang meruncing ke bawah. Pemimpin harus menjadi pelayan.

Namun, budaya ideal yang Yesus impikan adalah persahabatan. Model inilah yang sungguh harus kita usahakan dan perjuangkan di dalam komunitas gerejawi. Para pelayan itu menampilkan pelayanan sebagai kritik pada dunia, namun mereka pada dasarnya adalah para sahabat yang setara. Sebab, Kristus sendiri bukan saja telah menjadi Hamba namun juga Sahabat bagi mereka. Kristus telah menyahabati mereka.

Dan hari ini, Kristus menyapa kita secara pribadi dengan sapaan yang sama dua ribu tahun silam, “Aku tidak menyebut kamu lagi hamba … tetapi Aku menyebut kamu sahabat.”

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Filipus dan Natanael
    Yohanes 1:43-51
    Injil Yohanes dalam bacaan minggu ini menunjukkan dua tipe orang beriman. Filipus yang merujuk pada Musa dan kitab Taurat,...
  • TOHU WABOHU
    Kejadian 1:1-5 dan Markus 1:4-11
    Dengan apik penulis Injil Markus menuliskan sebuah keterangan bahwa seruan pertobatan Yohanes Pembaptis justru disampaikan di tengah padang gurun...
  • Sang Kekal Diam Bersama Kita
    Yohanes 1:14
    Seorang sastrawan bernama Goenawan Moehamad menulis sebuah catatan, “Selalu ada yang bisa mengerikan dalam hubungan dengan sejarah. Tapi pada...
  • Simeon: Siap Mati dan Berani Hidup
    Lukas 2:29-30
    Salah satu sisi kelam dari pandemi Covid-19 yang paling mendukakan kita semua adalah terenggutnya kehidupan orang-orang yang kita kasihi...
  • Beroleh Kasih Karunia Allah
    Beroleh Kasih Karunia Allah
    Lukas 1:30
    ”Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah” (Luk. 1:30). Demikian ujar malaikat saat menjumpai...