Hilanglah Cemasku!

Yesaya 25:6-9; Mazmur 118:1-2, 14-24; Kisah Para Rasul 10:34-43; Markus 16:1-8

Belum ada komentar 133 Views

Kecemasan dapat menyerang siapa saja ketika rasa aman terampas, ketidak mengertian menyelimuti pikiran, dan menghadapi situasi yang tidak terduga. Kecemasan membuat kita limbung untuk bertindak dan melakukan sesuatu bahkan bisa saja membuat seseorang merasa kelu dan tidak berdaya.

Para murid termasuk para perempuan berada di dalam kecemasan pasca kematian Yesus. Segala kemungkinan berkecamuk dalam pikiran mereka. Menerka-nerka hal buruk karena pahitnya peristiwa di hari jumat itu belum juga memudar. Namun kecemasan berlalu ketika berita gembira disampaikan, melambungkan pengharapan, menyingkapkan kabut kecemasan. Yesus bangkit. Ini bukan soal jasad mati dan bangkit saja namun ini mengubah cara pandang lama menjadi baru. Di dalam kebangkitan, kecemasan bisa dilalui.

Pengharapan baru dalam berita kebangkitan kiranya dapat menenangkan hati yang gelisah, jiwa yang cemas, dan pikiran yang kalut. Mempercayai kehidupan pada kuasa Allah yang bertindak dalam kasih. Mempercayai cinta kasih Allah yang akan menemani perjalanan yang paling sulit sekalipun. Kiranya berita kebangkitan menenangkan cemasmu karena engkau diteguhkan di dalam kuasa dan cinta-Nya.

Dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...