Hilanglah Cemasku!

Yesaya 25:6-9; Mazmur 118:1-2, 14-24; Kisah Para Rasul 10:34-43; Markus 16:1-8

Belum ada komentar 116 Views

Kecemasan dapat menyerang siapa saja ketika rasa aman terampas, ketidak mengertian menyelimuti pikiran, dan menghadapi situasi yang tidak terduga. Kecemasan membuat kita limbung untuk bertindak dan melakukan sesuatu bahkan bisa saja membuat seseorang merasa kelu dan tidak berdaya.

Para murid termasuk para perempuan berada di dalam kecemasan pasca kematian Yesus. Segala kemungkinan berkecamuk dalam pikiran mereka. Menerka-nerka hal buruk karena pahitnya peristiwa di hari jumat itu belum juga memudar. Namun kecemasan berlalu ketika berita gembira disampaikan, melambungkan pengharapan, menyingkapkan kabut kecemasan. Yesus bangkit. Ini bukan soal jasad mati dan bangkit saja namun ini mengubah cara pandang lama menjadi baru. Di dalam kebangkitan, kecemasan bisa dilalui.

Pengharapan baru dalam berita kebangkitan kiranya dapat menenangkan hati yang gelisah, jiwa yang cemas, dan pikiran yang kalut. Mempercayai kehidupan pada kuasa Allah yang bertindak dalam kasih. Mempercayai cinta kasih Allah yang akan menemani perjalanan yang paling sulit sekalipun. Kiranya berita kebangkitan menenangkan cemasmu karena engkau diteguhkan di dalam kuasa dan cinta-Nya.

Dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Tidak Mengerti Namun Segan Menanyakannya
    Markus 9:30-37
    Bertanya adalah bagian dari proses belajar. Dengan bertanya kita membuka ruang untuk berdialog, membagi dan mendapat pengertian yang baru....
  • Memilih Menyuarakan Kebenaran
    Markus 8:27-38
    Siapa sih di dunia ini yang ingin mendengarkan kebohongan atau mendengarkan sesuatu yang tidak sebenarnya? Rasanya setiap kita ingin...
  • Iman Yang Membebaskan
    Markus 7: 24-37
    Kebebasan adalah hal yang mendasar dalam kehidupan manusia dan seharusnya mencirikan martabat manusia yang bertanggung jawab dalam menentukan dirinya...
  • Hidup Dalam Dia, Cukuplah
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mzmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8,14-15,21-23
    Mengenal firman dan menghidupi firman menjadi cara kita hidup di dalam Dia. Hidup di dalam Dia bukan hanya ditandai...
  • Pemeliharaan Allah, Cukuplah
    Yosua 24:1-2,14-18; Mazmur 34:16-23; Efesus 6:10-20; Yohanes 6:56-69
    Berjalan bersama, mengalami bersama adalah cara kita membuktikan kasih penyertaan Tuhan dalam hidup. Peristiwa demi peristiwa baik di saat...