Menghidupi Pertobatan

Yesaya 40:1-11; Mazmur 85:1-2, 8-13; 2 Petrus 3:8-15; Markus 1:1-8

Belum ada komentar 292 Views

Pertobatan memanggil seseorang untuk menghayati hidupnya dengan cara baru. Pertobatan artinya berbalik dari cara kehidupan lama menuju kehidupan baru. Cara pandang kita menjadi baru di dalam Kristus. Bahkan ketika kita menyadari bahwa waktu yang kita miliki ini terbatas, dengan cara pandang baru keterbatasan itu dimaknai sebagai kesempatan pendek untuk berbuat baik. Kesempatan untuk melakukan segala sesuatunya terarah pada Kristus.

Surat Petrus mengingatkan bagaimana kita evaluasi cara hidup kita dikaitkan dengan kedatangan Allah yang dekat dan tak terduga. Dekat memberi pemahaman kesegeraan artinya perubahan hidup perlu dilakukan segera, jangan menunda lagi. Tak terduga karena tidak ada seorang pun yang menyadari. Berjaga-jagalah. “Waiting patiently for the rule of the Kingdom requires the works of anticipation and of bringing peace to our broken communities (Richard Davis).”

Adven kedua ini memanggil kita untuk menghidupi pertobatan kita pada perubahan hidup. Menghidupi pertobatan artinya kita dipanggil untuk terus menerus untuk melakukan apa yang baik, benar, dan adil. Pertobatan, bukanlah tindakan sesaat lalu kembali lagi ke cara hidup yang lama namun pertobatan yang melahirkan kebaikan terus menerus. Pertobatan tidak saja membawa perubahan diri tetapi juga perubahan sosial. Kebaikan yang dirasakan dalam kehidupan bersama. Sikap yang demikianlah yang kita perjuangkan dalam penantian iman kita akan kedatangan Kristus kembali.

DVA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...