Menghidupi Pertobatan

Yesaya 40:1-11; Mazmur 85:1-2, 8-13; 2 Petrus 3:8-15; Markus 1:1-8

Belum ada komentar 178 Views

Pertobatan memanggil seseorang untuk menghayati hidupnya dengan cara baru. Pertobatan artinya berbalik dari cara kehidupan lama menuju kehidupan baru. Cara pandang kita menjadi baru di dalam Kristus. Bahkan ketika kita menyadari bahwa waktu yang kita miliki ini terbatas, dengan cara pandang baru keterbatasan itu dimaknai sebagai kesempatan pendek untuk berbuat baik. Kesempatan untuk melakukan segala sesuatunya terarah pada Kristus.

Surat Petrus mengingatkan bagaimana kita evaluasi cara hidup kita dikaitkan dengan kedatangan Allah yang dekat dan tak terduga. Dekat memberi pemahaman kesegeraan artinya perubahan hidup perlu dilakukan segera, jangan menunda lagi. Tak terduga karena tidak ada seorang pun yang menyadari. Berjaga-jagalah. “Waiting patiently for the rule of the Kingdom requires the works of anticipation and of bringing peace to our broken communities (Richard Davis).”

Adven kedua ini memanggil kita untuk menghidupi pertobatan kita pada perubahan hidup. Menghidupi pertobatan artinya kita dipanggil untuk terus menerus untuk melakukan apa yang baik, benar, dan adil. Pertobatan, bukanlah tindakan sesaat lalu kembali lagi ke cara hidup yang lama namun pertobatan yang melahirkan kebaikan terus menerus. Pertobatan tidak saja membawa perubahan diri tetapi juga perubahan sosial. Kebaikan yang dirasakan dalam kehidupan bersama. Sikap yang demikianlah yang kita perjuangkan dalam penantian iman kita akan kedatangan Kristus kembali.

DVA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Bebaskan Aku Dari Yang Tidak Kusadari
    Bilangan 11:4-6,10-16,24-29
    Kesadaran adalah hal yang biasa kita dengar. Namun biasa didengar bukan berarti mudah untuk dilakukan. Kerapkali dalam melakukan hal...
  • Tidak Mengerti Namun Segan Menanyakannya
    Markus 9:30-37
    Bertanya adalah bagian dari proses belajar. Dengan bertanya kita membuka ruang untuk berdialog, membagi dan mendapat pengertian yang baru....
  • Memilih Menyuarakan Kebenaran
    Markus 8:27-38
    Siapa sih di dunia ini yang ingin mendengarkan kebohongan atau mendengarkan sesuatu yang tidak sebenarnya? Rasanya setiap kita ingin...
  • Iman Yang Membebaskan
    Markus 7: 24-37
    Kebebasan adalah hal yang mendasar dalam kehidupan manusia dan seharusnya mencirikan martabat manusia yang bertanggung jawab dalam menentukan dirinya...
  • Hidup Dalam Dia, Cukuplah
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mzmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8,14-15,21-23
    Mengenal firman dan menghidupi firman menjadi cara kita hidup di dalam Dia. Hidup di dalam Dia bukan hanya ditandai...